Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Kabupaten Nabire bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (4/6/2026). Terletak di Jalan Kristian Waray, jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, Komandan Korem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI Vivian Alivianto, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirta Mentari, Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, Kepala Distrik Teluk Kimi Anton Yoweni, jajaran pemerintah daerah, serta warga setempat.
Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menyatakan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selama ini, warga harus menyeberangi sungai untuk mencapai jalan utama maupun membawa hasil kebun ke pusat kota. Kondisi semakin berisiko saat musim hujan dan banjir.
“Sebelum ada jembatan, warga hanya bisa menyeberang sungai. Bahkan ketika air meluap, mereka harus membuka alas kaki dan pakaian agar dapat melintas. Kehadiran jembatan ini menjawab kebutuhan akses yang layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, infrastruktur ini akan memperlancar konektivitas, mendukung pengembangan kawasan permukiman, serta membuka akses distribusi hasil pertanian dan perkebunan ke pasar di Kota Nabire. Hal ini diharapkan turut meningkatkan perekonomian warga.
Burhanuddin mengapresiasi dukungan TNI dalam mewujudkan pembangunan yang juga dikenal sebagai Jembatan Aramco tersebut. Pembangunan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Ke depannya, jembatan ini diharapkan memberikan akses yang lebih aman dan nyaman serta mendongkrak kesejahteraan warga. [*]

















