Berita

Bupati Mesak Magai : Pembangunan di Nabire Berbasis Tiga Zona

4
Bupati Mesak Magai dalam sambutannya di acara makan Patita warga Maluku di Pantai Jasbri - Botarei, Distrik Teluk Kimi Nabire. Minggu (17/5/2026), – Kalawai.

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Menyikapi posisi strategis Provinsi Papua Tengah pasca pemekaran wilayah pada rentang tahun 2022 hingga 2025, Bupati Nabire, Mesak Magai, menegaskan bahwa Kabupaten Nabire ditetapkan sebagai pusat pertumbuhan utama. Posisi strategis ini menjadikan Nabire sebagai tujuan kedatangan beragam suku bangsa dari seluruh penjuru negeri untuk hidup, bermukim, dan turut serta membangun daerah.

“Kota ini adalah titipan Tuhan untuk anak cucu kita. Kita berkarya hari ini karena generasi terdahulu telah berkarya sebelumnya. Karya yang kita hasilkan hari ini pun akan menentukan masa depan anak cucu kita kelak,” tegasnya Bupati Mesak di Pantai Jasri pada Minggu (17/6/2026).

Terkait arah kebijakan pembangunan, Mesak Magai menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire telah merancang visi pembangunan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah, yang terbagi ke dalam tiga zona utama, yaitu, Zona Pesisir dan Kepulauan,  Zona Perkotaan dan Zona Pegunungan.

“Ketiga zona ini memiliki karakteristik masyarakat serta potensi sumber daya yang berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, arah kebijakan kami difokuskan untuk mengoptimalkan potensi khas masing-masing wilayah. Lokasi kita berkumpul hari ini di Pantai Jersi Boratei, misalnya, adalah contoh nyata potensi wisata unggulan yang dimiliki oleh zona pesisir,” jelasnya.

Selain sektor pariwisata, masyarakat yang mendiami kawasan pesisir dan kepulauan berperan penting sebagai nelayan tradisional yang memasok kebutuhan ikan dan hasil laut bagi wilayah pegunungan. Di sisi lain, kawasan pegunungan menjadi penyangga utama hasil pertanian.

“Melalui konsep keterkaitan ini, Nabire diharapkan dapat berperan sebagai penyangga ekonomi sekaligus menjadi “Kota Berkat” bagi kabupaten-kabupaten tetangga seperti Deiyai, Dogiyai, dan Paniai,” terangnya.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa kunci utama agar roda ekonomi dapat berputar dengan lancar adalah terjaminnya rasa aman dan damai. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Nabire yang juga merupakan putra terbaik asal Maluku serta jajaran TNI dan Polri yang terus menjaga kondusifitas wilayah, sehingga distribusi barang dan hasil bumi antardaerah dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Terima kasih Pak Kapolres Nabire serta jajaran TNI yang sudah menjaga daerah ini selalu aman,” pungkasnya. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version