Tanah Papua

Butuh Dukungan Pemerintah, Pembangunan Graha Kingmi Wanggar Dikebut Jelang RET Read Akbar V

28
Agustinus Kudiai Ketua Panitia Ret Read Akbar V 2026, saat diwawancarai awak media dibawah atap Graha Kingmi Klasis Wanggar yang butuh perhatian Pemerintah Nabire. Jumat (10/4/2026, – Kalawai/Alvi.

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pembangunan Graha Kingmi Klasis Wanggar yang berlokasi di Distrik Wanggar, Nabire Barat, masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Hal ini disampaikan langsung oleh panitia di lokasi pembangunan, Jumat (10/4/2026).

Pembangunan ini menjadi fasilitas vital dalam menyambut kegiatan RET Read Akbar V Koordinator Pemuda Paniai Yawepaida yang rencananya akan digelar pada Juli 2026 mendatang.

Ketua Klasis Kingmi Wanggar, Pendeta Karel Kogoya. Jumat (10/4/2026), – Kalawai/Alvi.

Ketua Panitia RET Read Akbar V, Agustinus Kudiai, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan lima wilayah, yaitu Paniai Yawepaida, Paniai, Deiyai, Dogiyai, dan Teluk Cenderawasih. Saat ini, pembangunan graha telah memasuki tahap penutupan atap aula gereja, setelah sebelumnya dilakukan peletakan batu pertama pada September 2025 lalu yang dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanudin Pawennari bersama unsur Forkopimda.

“Saat ini pembangunan baru sampai pada tahap pondasi dan penutupan seng. Sementara bahan bangunan lainnya masih sangat terbatas. Tanpa dukungan pemerintah, pembangunan ini sulit diselesaikan, apalagi waktu pelaksanaan kegiatan tinggal tiga bulan lagi,” ujar Agustinus.

Terpisah, Pendeta Yahya Tedoye menegaskan bahwa progres pembangunan Graha Kingmi Wanggar masih jauh dari kata cukup dan membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, sinergi antara gereja dan pemerintah sangat penting agar bangunan tersebut dapat selesai tepat waktu dan difungsikan secara maksimal.

“Pembangunan ini masih belum memadai, sehingga kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire agar dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Pendeta Yahya.

Sementara itu, Ketua Klasis Kingmi Wanggar, Pendeta Karel Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat dan gereja-gereja Kingmi yang telah memberikan dukungan. Namun demikian, ia berharap pemerintah juga turut ambil bagian dalam penyelesaian pembangunan tersebut hingga tuntas.

“Kami bersyukur atas dukungan dari 20 jemaat dan Klasis Kingmi Kota Nabire. Namun kami berharap pemerintah juga dapat membantu hingga pembangunan ini selesai, karena hasilnya akan kembali untuk kemuliaan Tuhan,” ujar Pendeta Karel Kogoya.

Di akhir pernyataannya, Agustinus Kudiai kembali menegaskan harapannya agar pemerintah dapat memberikan perhatian khusus. Dukungan tersebut dinilai sangat krusial agar seluruh rangkaian kegiatan RET Read Akbar V nantinya dapat berjalan lancar dan sukses sesuai rencana. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version