Sorong, Kalawaibumiofi.com | Pelabuhan Sorong yang terletak di Jalan A. Yani Nomor 13, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, kembali mencatatkan aktivitas padat. Sabtu (11/4/2026), Kapal Penumpang (KM) Gunung Dempo dengan rute perjalanan Sorong menuju Nabire tercatat mengangkut lebih dari 600 penumpang saat berangkat.
Pelabuhan kelas I yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) ini merupakan pintu gerbang laut utama yang melayani arus penumpang dan peti kemas, sekaligus menjadi akses vital penghubung wilayah Raja Ampat, Maluku, Sulawesi, hingga Jawa.
Berdasarkan data operasional kapal, KM Gunung Dempo dijadwalkan berangkat dari Sorong pada Sabtu, 11 April 2026 pukul 12.00 WIT dan diperkirakan tiba di tujuan pada Minggu, 12 April 2026 pukul 18.00 WIT. Dengan waktu tempuh yang mencapai 1 hari 6 jam, harga tiket yang ditetapkan untuk rute ini adalah Rp323.500 per orang.
Area terminal penumpang terlihat dipadati masyarakat yang hendak bepergian. Kepadatan ini biasanya meningkat signifikan pada momen-momen tertentu, seperti pergerakan buruh dan pedagang, menjelang musim mudik, maupun perjalanan rutin lainnya.
Selain KM Gunung Dempo, kapal-kapal lain milik PT Pelni seperti KM Ciremai juga rutin bersandar di pelabuhan ini. Kedua kapal tersebut secara berkala menaikkan dan menurunkan ribuan penumpang dengan beragam tujuan, mulai dari Ambon, Manokwari, Wasior, hingga Nabire.
Meskipun ramainya penumpang terjadi sepanjang waktu, situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan terpantau aman dan terkendali. Pengawasan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian yang memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib dan disiplin sesuai aturan yang berlaku.
Lokasi Pelabuhan Sorong dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan pusat kota maupun akses udara. Dari Bandara Domine Eduard Osok (SOQ), perjalanan menuju pelabuhan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, memudahkan mobilitas masyarakat yang berpindah moda transportasi. [*]
