Nabire, Kalawaibumiofi.com | Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dekenat Teluk Cenderawasih resmi membuka rangkaian kegiatan menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 WKRI yang berlangsung di Gereja Kristus Raja, Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan anggota WKRI dari sejumlah cabang di wilayah Dekenat Teluk Cenderawasih. Kegiatan diawali dengan lomba paduan suara antar cabang WKRI yang berlangsung di Aula Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Nabire, Kamis (28/5/2026).
Usai kegiatan pembukaan, Dekan Dekenat Teluk Cenderawasih Pastor Yohanes Sudrianto, SJ mengatakan bahwa WKRI yang telah berdiri sejak tahun 1924 diharapkan terus menjadi sarana pemberdayaan perempuan, khususnya di Papua Tengah.
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga maupun masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak dan pembangunan sosial.
“WKRI bisa menjadi sarana pemberdayaan ibu-ibu dan perempuan di tengah masyarakat. Kita tahu di Papua perempuan memiliki banyak tantangan, mulai dari pendidikan anak, kesehatan hingga ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia juga menilai organisasi seperti WKRI dapat terlibat lebih konkret dalam upaya pemberdayaan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi keluarga.
“Semoga WKRI semakin berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah WKRI Dekenat Teluk Cenderawasih, Elizabeth P. Ukago menjelaskan bahwa pembukaan rangkaian HUT ke-102 diawali dengan lomba paduan suara yang diikuti empat cabang WKRI di Nabire.
“Empat cabang yang ikut yakni Cabang Kristus Raja, Kristus Sahabat Kita Nabire, Santo Antonius Padua dan Santo Yosef Nabire Barat. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti lomba ini,” jelasnya.
Elizabeth mengatakan, selain lomba paduan suara, WKRI juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan lainnya seperti bakti sosial ke panti asuhan, rekreasi, jalan santai hingga perayaan puncak HUT pada 26 Juni 2026 mendatang.
Ia berharap seluruh anggota WKRI tetap semangat dan terus terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
