Nabire, Kalawaibumiofi.com | Fenomena El Nino yang memicu musim kemarau panjang membuat hasil tanaman warga di Distrik Piyaiye dan Distrik Sukikai Selatan, Kabupaten Dogiyai, mengalami kekeringan dan gagal panen. Kondisi ini mengancam terjadinya kelaparan di 12 kampung di dua distrik tersebut.
Tokoh intelektual asal Piyaiye, Yohanes Piyaiyepai Magai, menyampaikan hal itu saat ditemui Kalawaibumiofi.com di Nabire, Sabtu (5/9/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera menyalurkan bantuan pangan sebelum krisis pangan semakin parah.
“Masyarakat mulai mengalami kelaparan. Kami butuh uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” ujar Yohanes.
12 Kampung Terdampak, Jalan Darat Belum Terjangkau
Wilayah yang terancam meliputi delapan kampung di Distrik Piyaiye: Yegeiyepa, Apogomakida, Tibaugi, Egipa, Deneiode, Ideduwa, Ukagu, dan Kegata. Serta empat kampung di Distrik Sukikai Selatan: Sukikai/Saikonai, Wosokunu, Iyaro, dan Unito.
Yohanes menjelaskan kondisi geografis kedua distrik sangat sulit dan belum dapat dijangkau kendaraan darat. Oleh karena itu, ia mendesak bantuan berupa beras, mie instan, minyak goreng, garam, dan kebutuhan pokok lainnya. Ini hanya dilakukan melalui jalur darat, diturunkan menggunakan helikopter agar tepat sasaran.
“Kondisi geografis Distrik Piyaiye dan Distrik Sukikai Selatan sangat sulit dijangkau kendaraan darat. Oleh karena itu, kami meminta bantuan beras dan bahan pokok lainnya harus diturunkan menggunakan helikopter supaya pembagiannya benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Pemkab Diminta Bergerak Cepat
Yohanes mendesak Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk segera berkoordinasi dan bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang terdampak El Nino. Langkah ini sekaligus memastikan bantuan dapat sampai tepat sasaran dan mencegah krisis pangan yang lebih parah.
“Pemerintah Kabupaten Dogiyai harus segera bergerak cepat. Bantuan harus dikirim sekarang juga, jangan menunggu sampai warga mulai jatuh sakit akibat kelaparan,” harapnya. [*]
