Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Karel Gwijangge yang merupakan salah satu tokoh suku Nduga di Kabupaten Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Karel Gwijangge meninggal dunia, Sabtu (05/09/2026).
Karel Gwijangge yang hampir lima periode menjabat anggota DPRK Mimika itu, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre Jakarta pukul 01.45 WIB, setelah selama dua tahun berjuang malawan penyakit yang dideritanya.
Salah satu tokoh Nduga di Jayapura, Emus Gwijangge menyatakan kepergian Karel Gwijangge merupakan duka mendalam bagi Suku Nduga yang ada di Mimika, Nduga, Wamena, Jayapura, Nabire dan berbagai wilayah di Tanah Papua dan di luar Tanah Papua.
Emus Gwijangge yang merupakan anggota DPR Papua periode 2014-2019 dan 2019-2024 mengatakan, sebagai kerabat almarhum Karel Gwijangge pihaknya pun merasakam dukacita mendalam.
Emus Gwijangge yang merupakan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPR Papua periode 2019-2024 itu mengatakan, Karel Gwijangge merupakan salah satu tokoh suku Nduga yang memiliki wibawah, karakter dan lebih mengutamakan perdamaian.
Ia merupakan salah satu tokoh yang selalu mampu meredam ketika terjadi konflik antarsuku di Mimika terutama apabila melibatkan suku Nduga.
“Kaka kami, saudara kami, Karel Gwijangge juga merupakan tokoh yang selalu memperhatikan kebutuhan sosial warga di Mimika sehingga kami sebagai orang Nduga yang ada di Nduga di Mimika, Jayapura dan Wamena, Nabire, serta daerah lain di Tanah Papua bahkan luar Tanah Papua turut berdukacita dengan berpulangnya kaka kami, saudara kami, Karel Gwijangge yang merupakan salah satu tokoh yang memiliki pengeruh besar bagi orang Nduga dan masyarakat lainnya,” kata Emus Gwijangge, Sabtu (05/09/2026).
Katanya, Karel Gwijangge adala sosok berpikiran luas untuk perdamaian. Karenanya, kepergiannya itu merupakan duka mendalam bagi Suku Nduga dan suku kekerabatan seperti Moni, Dani, Damal dan lainnya.
“Sebagai keluarga di Jayapura, dan mantan Ketua Bapemperda DPR Papua berbela sungkawa atas meninggalnya kaka Karel Gwijangge. Kami kehilangan sosok pemimpin yang menjadi panutan. Beliau meninggal di RS Jakarta dan malam ini akan diterbangkan ke Timika,” ucap Emus Gwijangge.
Emus Gwijangge berharap semua keluarga besar yang ditinggalkan dapat diberi kekuatan dan ketabahan.
“Untuk semua keluarga besar yang ditinggalkan, Tuhan akan memberikan kekuatan kepada mereka. Kami berharap semua proses pemulangan jenazah ke Mimika hingga pemakaman berjalan baik,” ucapnya.
“Almarhum ini salah satu tokoh yang punya pengaruh besar di Mimika bukan hanya untuk orang Nduga tapi suku lain yang ada di sana. Almarhum hampir 5 periode di DPRK Mimika sehingga beliau punya pengaruh besar di Mimika terutama meredam ketika ada konflik di sana,” kata Emus Gwijangge. (Davine)
