Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

Demo di USWIM, Mahasiswa Tuntut Fasilitas Layak dan Aktifkan Kembali BEM

0
×

Demo di USWIM, Mahasiswa Tuntut Fasilitas Layak dan Aktifkan Kembali BEM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Puluhan mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menggelar aksi demonstrasi di halaman kampus, Jalan Martha Tiahahu, Kelurahan Kalibobo, Rabu (7/5/2026). Mereka menuntut pemenuhan hak-hak akademik dan perbaikan fasilitas yang dinilai belum maksimal.

Aksi yang dikoordinir oleh Fredi Yobe ini mengusung tema “Kami Telah Membayar Kewajiban Kami, Tetapi Kami Tidak Mendapatkan Hak Kami.” Mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari organisasi kemahasiswaan yang belum terbentuk hingga ketersediaan sarana penunjang belajar.

Example 300x600

“Kami ingin kampus memperhatikan hak-hak dasar mahasiswa. Kami sudah menjalankan kewajiban membayar uang kuliah, namun fasilitas dan pelayanan yang kami rasakan belum sebanding,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pihak rektorat segera mengaktifkan kembali Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), memperbaiki dan melengkapi fasilitas kampus, serta meninjau ulang besaran biaya semester.

Menanggapi aspirasi tersebut, Rektor USWIM, Petrus Tekege, SH., MH., menyatakan siap menindaklanjuti permintaan tersebut. Terkait pembentukan BEM, ia menjelaskan prosesnya akan segera dimulai setelah masa ujian semester usai.

“BEM itu penting, karena itu akan segera kita bentuk. Targetnya setelah bulan Agustus nanti akan diproses. Saat ini kami masih fokus pada persiapan ujian akhir semester,” jelas Petrus.

Terkait fasilitas, Rektor mengakui masih ada kekurangan, namun pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan. Ia memastikan fasilitas toilet baru di area belakang sudah dapat digunakan dan akan ditambah kapasitasnya ke depannya, asalkan dijaga bersama.

Untuk akses internet, Petrus menegaskan layanan Wi-Fi sebenarnya sudah tersedia sejak Februari 2026 berkat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, meski sempat mengalami gangguan teknis dalam dua minggu terakhir.

Sementara itu, terkait tuntutan penurunan biaya kuliah, ia menegaskan bahwa besaran SPP di USWIM tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2014 atau selama masa kepemimpinannya.

“Sejak saya menjabat, SPP tidak pernah naik. Informasi soal kenaikan SPP itu tidak benar,” tegasnya.

Aksi berlangsung aman dan tertib, dan berakhir setelah seluruh aspirasi didengar dan mendapatkan jawaban langsung dari pihak rektorat. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!