Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

Di Tepian Kali Yawei, Galang Dana Gereja St. Paulus Keniapa Ditutup Penuh Sukacita

5
×

Di Tepian Kali Yawei, Galang Dana Gereja St. Paulus Keniapa Ditutup Penuh Sukacita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paniai, Kalawaibumiofi.com |   Tepian Kali Yawei bergemuruh bukan karena derasnya arus air, melainkan kehadiran lautan manusia yang berkumpul dalam satu semangat iman dan persaudaraan. Kegiatan penggalangan dana pembangunan Gereja Katolik St. Paulus Keniapa, wilayah pelayanan Paroki Santo Yoseph Enarotali, Dekenat Paniai, resmi ditutup dengan penuh rasa syukur dan sukacita pada Jumat, 8 Mei 2026.

Berlokasi di Kampung Keniapa, Distrik Yatamo, tepat di sepanjang Jalan Raya Waghete–Enarotali, lokasi kegiatan berubah menjadi pusat pertemuan umat yang hidup. Warga tidak hanya datang dari stasi setempat, namun juga dari Pugomoma, Udaugi, Utakotopa, serta gereja-gereja tetangga dan sahabat. Semua melebur menjadi satu dengan tujuan mulia: mewujudkan pembangunan rumah ibadah.

Example 300x600

Ruben Bunai, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Koordinator Wilayah Yawei, mengungkapkan rasa haru mendalam melihat antusiasme yang luar biasa dari seluruh elemen umat.

“Kami menggelar kegiatan penggalangan dana ini sebagai wujud nyata cinta dan kepedulian kita terhadap Gereja. Melihat kebersamaan seperti ini, rasanya sangat bersyukur dan terharu,” ujar Ruben dengan suara bergetar saat penutupan kegiatan.

Kegiatan berlangsung meriah selama dua hari, terhitung sejak Kamis, 7 Mei hingga Jumat, 8 Mei 2026. Beragam acara dikemas dalam kemeriahan, mulai dari lelang adat Ebamukai — alas tikar yang menjadi simbol persatuan budaya dan iman — bazar makanan, turnamen bola voli, hingga warung nasi ayam yang menjadi tempat berkumpul dan bercengkrama.

Mesak Mote, Penanggung Jawab Kegiatan, menekankan bahwa kehadiran masyarakat melampaui sekadar pemberian sumbangan. Baginya, momen ini adalah perayaan persaudaraan yang nyata.

“Yang datang ke sini bukan sekadar memberi sumbangan, tetapi mereka datang untuk merayakan persaudaraan. Dari berbagai stasi, paroki, dekenat, bahkan saudara dari denominasi gereja lain pun hadir. Semua datang dengan hati yang tulus,” jelas Mesak.

Sementara itu, Yulius Bunai, Koordinator Umum Keamanan Wilayah Yawei, mengaku lega karena seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh damai di tengah kerumunan yang padat.

“Kondisi aman, meriah, dan penuh sukacita. Ini adalah wajah gereja yang hidup. Lautan manusia yang hadir ini menjadi bukti nyata bahwa kita semua bersatu dalam iman yang sama,” ungkap Yulius.

Hasil perjuangan dan kasih umat pun akhirnya berwujud angka yang membanggakan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 122.260.000. Jumlah tersebut terkumpul dari hasil lelang Ebamukai, sumbangan stasi, komunitas, paguyuban, serta uluran tangan gereja-gereja sahabat dan dermawan.

Di tepian Kali Yawei hari itu, bukan hanya materi yang didapatkan. Iman umat diteguhkan, persaudaraan dirajut semakin erat, dan harapan bagi berdirinya Gereja St. Paulus Keniapa kembali menyala terang, didukung oleh semangat gotong royong seluruh masyarakat. [*]

 

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!