Nabire, Kalawaibumiofi.com | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah menggelar acara penutupan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bagi siswa disabilitas tingkat SMPLB dan SMALB. Kegiatan berlangsung di Hotel Getz, Jalan Merdeka, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Senin (14/4/2025).
Acara dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Khusus Provinsi Papua Tengah, Tino Taribaba, S.Sos., M.AP.
Dalam sambutannya, Tino menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi wadah strategis untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, baik dari jalur pendidikan formal maupun nonformal.
“Melalui LKS ini, kita dapat melihat potensi, kemampuan, serta kualitas anak-anak kita. Ajang ini juga penting sebagai sarana pembinaan untuk mempersiapkan mereka berkompetisi hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan bakat sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter dan kemampuan siswa, baik selama menempuh pendidikan maupun saat mereka menginjak usia dewasa nanti.
Tino juga menekankan peran penting guru dan dewan juri dalam mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus ini.
“Terima kasih kepada para guru yang telah membimbing dan mendampingi dengan penuh dedikasi. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi kita semua untuk bersama-sama menilai dan mengapresiasi kemampuan mereka,” tambahnya.
Ke depannya, pihaknya berharap partisipasi dalam ajang ini tidak hanya datang dari Nabire dan Timika, tetapi juga melibatkan siswa dari kabupaten lain seperti Dogiyai dan wilayah lainnya di Papua Tengah.
“Kami akan terus berupaya agar siswa disabilitas dari seluruh kabupaten dapat berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.
Di akhir sambutan, Tino berpesan agar para juri tetap menjunjung tinggi objektivitas dan kejujuran dalam memberikan penilaian sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. [*]

















