Hukum dan Kriminal

Dogiyai Berduka : 4 MD, Satu dari Anggota Polri

18
Para korban kekerasan di Dogiyai, – Dok Kalawai.

Mauwa – Moanemani, Kalawaibumiofi.com | Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, mencekam dan tegang setelah terjadi serangkaian insiden kekerasan pada hari Selasa (31/03).

Berdasarkan informasi dari Pemuda Katolik Komda Papua Tengah  dan Media Wagadei.id, insiden dimulai sekitar pukul 10.00 pagi ketika seorang anggota polisi bernama Juventus Edowai dibacok di sekitar pertigaan Gereja Ebenezer Moanemani, dengan lima jari tangan kanannya dimutilasi dan tewas di tempat.

Pasca kejadian, bunyi tembakan terdengar dan aparat gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran. Dilaporkan terdapat penembakan yang mengenai warga sipil secara membabi-buta.

Menurut keterangan dari pihak masyarakat, korban jiwa di kalangan sipil antara lain Sipi Tobakoto (terkena tembak di kepala belakang), Ester Pigai (wanita lansia 80 tahun yang lumpuh, terkena tembak di badan), serta Juventus Edowai (anggota polisi). Selain itu, seorang anak remaja Martinus Yobee terkena tembak di perut hingga menyebabkan usus keluar.

Sebagai tanggapan, beberapa pemuda membakar dua buah mobil lintas, dan para sopir berhasil menyelamatkan diri ke dalam hutan. Sementara itu, telah beredar video pendek yang menunjukkan anggota Brimob dalam mobil polisi menjemput sopir truk yang tersesat di hutan.

Keadaan di Kota Moanemani tetap mencekam dengan jalan-jalan sunyi dan mobilitas masyarakat terganggu. Bunyi tembakan masih terdengar samar dari kejauhan, dan diperkirakan konflik berpotensi terus berlanjut mengingat adanya korban sipil tak bersalah.

Perlu dicatat bahwa sebelumnya, pada tanggal 16 Maret 2026, Forkopimda Dogiyai bersama berbagai elemen masyarakat telah mendeklarasikan Jaga Keamanan Bersama, namun hanya dua pekan kemudian insiden kekerasan kembali terjadi.

Sementara itu, berdasarkan laporan terpisah, pihak berwenang menyebut korban penikaman adalah anggota Sat Binmas Polres Dogiyai yang dievakuasi namun meninggal dunia. Korban sipil yang dilaporkan adalah Sipi Tibakoto (meninggal), Yulita Pigai (luka di betis), dan Martinus Yobee (luka di perut). Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap dan korban yang terjadi.

Anggota Polri yang Meninggal Dunia.

Pemuda Katolik Komda Papua mendesak Polda Papua Tengah untuk bertindak tegas mengungkap pelaku pembunuhan dan aktor intelektual dibalik peristiwa ini serta memberikan advokasi bagi korban.

“Kami minta Polda Papua Tengah dan Polres Dogiyai segera mengungkap pelaku peristiwa ini. juga kaum intelektual untuk mengadvokasi,” tegas Sekretaris PK Komda Papua Tengah, Natan Tebai Pagi ini. [*]

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi yang diperoleh Kalawaibumiofi.com dari pihak berwewenang baik Polda Papua Tengah maupun Polres Dogiyai. 

error: Content is protected !!
Exit mobile version