Deiyai, Kalawaibumiofi.com I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Deiyai menegaskan komitmennya untuk tidak melaksanakan sidang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) apabila pihak eksekutif kembali terlambat menyerahkan dokumen anggaran kepada legislatif.
Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Deiyai, Provinsi Papua Pegunungan, Obet Kotouki pada Senin (8/12/2025).
Dia menilai keterlambatan eksekutif telah menghambat kinerja lembaga legislatif, dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran.
“Kami akan tetapkan Perbup lama saja,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa DPRD Deiyai tidak akan dipaksa bekerja dalam kondisi dokumen yang tidak siap atau diserahkan mepet.
Menurut Obet, sikap ini penting untuk memastikan proses penyusunan APBD berjalan sesuai aturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap eksekutif segera memperbaiki manajemen dan kedisiplinan dalam penyampaian dokumen, agar pembahasan anggaran tidak berlarut-larut.
DPRD Kabupaten Deiyai disebut akan tetap menunggu langkah perbaikan dari pihak eksekutif, namun menegaskan bahwa ketegasan ini diambil demi menjaga integritas proses penganggaran daerah, serta menjamin pelayanan publik tidak terganggu akibat kelalaian administratif. []

















