Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Tanah Papua

Dua Warga Ditembak di Festival Lembah Baliem

0
×

Dua Warga Ditembak di Festival Lembah Baliem

Sebarkan artikel ini
Ditembak di Festival Lembah Baliem
Suasana lokasi pelaksanaan Festival Lembah Baliem di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan usai penembakan, Sabtu (08/08/2026) - Dok. Humas Polda Papua

Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Dua warga sipil terluka akibat ditembak orang tak dikenal (OTK) di lokasi Festival Lembah Baliem di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (08/p8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Papua, Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan, kedua korban ditembak di pintu masuk utama lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB).

Dua orang yang menjadi korban penembakan itu adalah Laode Muhammad Kojo (43 tahun), warga Jalan Hom-Hom Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan.

Korban lainnya adalah Salbiah (50 tahun), warga Jalan Hom-Hom Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan.

Menurut Kabid Humas Polda Papua, peristiwa penembakan terjadi saat kedua korban hendak memasuki area Festival Budaya Lembah Baliem.

“Berdasarkan laporan awal, penembakan diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian,” kata Cahyo Sukarnito melalui keterangan pers tertulis, Sabtu malam.

Katanya, setelah kejadian, kedua korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di ruang tindakan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena. Kedua korban dalam keadaan sadar dan masih menjalani tindakan medis.

Ia mengatakan, dalam kejadian tersebut seorang saksi yang saat itu berada bersama kedua korban di dalam kendaraan, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Aparat gabungan TNI-Polri telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penanganan di lokasi serta pengejaran terhadap pelaku. Personel Polres Jayawijaya bersama personel Brimob yang berada di Wamena masih melakukan pengejaran dan penyisiran untuk mencari pelaku.

“Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” ucapnya.

Polisi juga masih mendalami insiden ini untuk mengungkap kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan. Melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” kata Cahyo.

Ia mengatakan, sebagai langkah pengamanan, Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan untuk memberi ruang kepada aparat keamanan melakukan penanganan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” kata Cahyo Sukarnito. (Davine)

error: Content is protected !!