Nabire, Kalawaibumiofi.com | Sejumlah jembatan penghubung di ruas jalan Siriwini–Samabusa, jalur bawah, masih terbengkalai meski telah dikerjakan beberapa tahun terakhir. Jembatan Siriwini Bawah, Sanoba Bawah, hingga Kimi Bawah yang pernah putus akibat hujan deras, hingga kini belum sepenuhnya rampung.
Anggota DPR Papua Tengah, John NR Gobai, pada Sabtu (24/8), kembali meninjau pembangunan Jembatan Kimi Bawah. Ini merupakan kunjungan keduanya setelah sebelumnya menyoroti keterlambatan penyelesaian proyek tersebut. “Jembatan ini sudah lama dikerjakan, tapi belum selesai. Akibatnya, aktivitas masyarakat sering terhambat,” ujar Gobai.
Menurutnya, kerusakan jembatan sejak beberapa tahun lalu telah memutus akses transportasi masyarakat di Kabupaten Nabire, sehingga roda ekonomi dan kegiatan sosial berjalan tidak maksimal. Ia menilai kehadiran infrastruktur jembatan sangat vital untuk memperlancar mobilitas barang dan orang.
Gobai mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memulai pembangunan kembali jembatan dan ruas jalan tersebut. Namun ia menekankan agar pengerjaan segera dituntaskan. “Kami berharap pembangunan dapat dilanjutkan hingga 100 persen rampung dan bisa digunakan masyarakat. Lebih baik lagi bila kontraktor utama melibatkan pengusaha asli Papua (OAP) sebagai subkontraktor,” katanya.
Penyelesaian proyek jembatan ini, menurut Gobai, akan menjadi kunci pembuka akses ekonomi baru bagi warga Nabire. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak membiarkan pembangunan terbengkalai, karena yang paling dirugikan adalah masyarakat pengguna jalan.[*]
Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

















