Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lintas Papua TengahEkonomiPemprov Papua Tengah

Harga Melonjak, John NR Gobai Desak Datangkan Pesawat CASA

14
×

Harga Melonjak, John NR Gobai Desak Datangkan Pesawat CASA

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi
Example 468x60

NABIRE – Kalawaibumiofi.com | Harga bahan pokok di wilayah pegunungan Papua, khususnya Kabupaten Paniai, Dogiyai, dan Deiyai, kian melambung. Beras, gula, minyak, hingga bahan bakar minyak (BBM) dijual dengan harga berlipat ganda dibanding wilayah pesisir. Kondisi ini membuat masyarakat semakin tertekan.

John NR Gobai, anggota DPR Papua Tengah, menyebut situasi tersebut bukan lagi sekadar masalah distribusi, melainkan bencana sosial yang menghantam kehidupan masyarakat sehari-hari. “Kondisi ini sudah sangat darurat. Pemerintah daerah harus bergerak cepat, berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara untuk mendatangkan pesawat kargo jenis CASA yang bisa mengangkut sembako dan BBM,” kata Gobai, Jumat (4/9) kepada media Kalawai Bumiofi.

Example 300x600

Menurut Gobai, langkah menghadirkan pesawat kargo adalah solusi darurat untuk menekan harga kebutuhan pokok di tiga kabupaten. Namun ia mengingatkan, kebijakan udara ini tidak bisa menjadi jawaban permanen. “Jalan darat harus segera dibenahi. Balai Jalan Nasional tidak boleh tinggal diam,” ujarnya.

Jalan Putus, Harga Melambung

Kondisi jalan di wilayah pegunungan tengah Papua kerap kali menjadi biang keladi mahalnya harga barang. Ruas jalan utama Nabire–Paniai sering terputus akibat longsor, hujan deras, maupun minimnya perawatan. Akibatnya, distribusi logistik terhambat, harga barang melonjak, dan masyarakat di daerah pedalaman menanggung beban.

Gobai menyoroti khusus ruas jalan dari kilometer 114 menuju Bogobaida, yang hingga kini masih terisolasi. “Masyarakat di sana sudah terlalu lama hidup dalam keterasingan. Mereka tidak pernah merasakan pelayanan pemerintahan secara penuh. Padahal jalan itu adalah urat nadi yang bisa membuka akses pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan,” katanya.

Pemerintah Harus Hadir

Gobai mendesak Balai Jalan Nasional segera mengambil langkah konkret dengan membangun jalur alternatif dan memperbaiki ruas-ruas yang rusak. Menurutnya, kehadiran negara tidak bisa hanya berhenti pada janji atau rencana proyek di atas kertas.

“Pesawat CASA bisa membantu menurunkan harga dalam jangka pendek, tapi tanpa jalan, situasi ini akan terus berulang. Jalan adalah harga keadilan di Papua,” tegasnya.

Harapan Masyarakat

Masyarakat di tiga kabupaten berharap pemerintah provinsi, kabupaten, dan pusat segera merespons. “Kami sudah lelah menunggu. Harga beras terlalu mahal, bensin terlalu mahal. Jalan yang dijanjikan belum juga jadi,” ujar seorang warga Paniai yang enggan disebut namanya.

Pemerintah daerah dan Balai Jalan Nasional hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait desakan tersebut. Namun masyarakat menegaskan, langkah cepat sangat dibutuhkan agar mereka tidak lagi hidup dalam lingkaran isolasi dan harga-harga yang menyesakkan dada. [*]

Ikuti saluran KALAWAIBUMIOFI.COM II Portal Berita Dan Informasi Terkini Di Tanah Papua di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbAohiL8vd1I15XzTI30

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!