Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah mempercepat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun kajian potensi sumber daya alam (SDA), pariwisata, dan ekspor di delapan kabupaten.
Momentum ini dimulai di disampaikan saat buka puasa bersama di Cafe Cartenz Nabire, Kamis (26/02/2026) malam.
Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai, bersama Ketua Tim 11 Kajian Potensi Daerah, Maximus Tipagau, memimpin acara tersebut.
Dengan struktur kepengurusan baru yang didukung pemerintah provinsi, KADIN fokus memetakan kekuatan ekonomi berbasis data digital untuk pondasi pembangunan dan investasi.
“Kita bersyukur Provinsi ini baru, KADIN juga baru, dan Tim 11 sudah terima SK untuk kajian potensi daerah. Semua berbasis data dan digitalisasi. Data ini dikolaborasikan dengan Bappeda serta dinas terkait, lalu diturunkan ke kabupaten untuk dukung visi Gubernur Meki Nawipa dan Wagub Deinas Geley, sekaligus buka peluang investasi UMKM hingga jangka panjang,” ujar Gobai.
Gobai mengatakan, hasil kajian awal dari tim akan menjadi legitimasi bagi investor masuk ke Papua Tengah. Dan memastikan pembangunan ekonomi terukur dan berkelanjutan.
“Konsolidasi organisasi juga dikebut di delapan kabupaten, termasuk finalisasi kepengurusan di tiga daerah yang masih proses,” kata dia.
KADIN membidik potensi kopi di delapan kabupaten, pariwisata Danau Paniai, serta kawasan Teluk Cenderawasih sebagai ikon ekonomi baru.
“Dengan kolaborasi pemerintah provinsi, aparat keamanan, dan dana otonomi khusus, Papua Tengah optimistis buka pintu ekspor serta ciptakan iklim investasi aman dan berpihak pada pengusaha local,” pungkasnya. (ALVI/Yan Betai)[*]

















