Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Pembinaan Masyarakat dan Latihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026. Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Binmas Polda Papua Tengah di Aula Lantai II Mapolda Papua Tengah, Selasa (28/7/2026).
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, serta Direktur Binmas Polda Papua Tengah Kombes Pol. Deni Herdiana, Kegiatan tersebut juga dihadiri Pejabat Utama Polda Papua Tengah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Tengah, para Kasat Binmas Polres jajaran, serta personel Bhabinkamtibmas dari seluruh wilayah hukum Polda Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan kegiatan ini merupakan wujud komitmen pimpinan Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya petugas yang menjadi garda terdepan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas memiliki peran sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan preemtif dan preventif. Keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan institusi semata, melainkan juga melalui sinergi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh komponen bangsa,” tegas Jermias.
Ia menekankan agar setiap Bhabinkamtibmas mampu menjadi representasi Polri yang nyata di tingkat kampung dan distrik: membangun komunikasi yang baik, menjadi sahabat masyarakat, serta menjadi solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Untuk itu, Kapolda memberikan enam arahan utama: mengoptimalkan pembinaan masyarakat; meningkatkan kemampuan komunikasi, mediasi, negosiasi, dan penyelesaian masalah; memperkuat deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban; memperkokoh sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta tokoh-tokoh masyarakat; mendukung program prioritas pemerintah melalui pelayanan yang berkualitas, responsif, humanis, dan berkeadilan; serta menjaga profesionalisme lewat kegiatan sambang, penyuluhan, dan pembinaan secara berkelanjutan.
Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan etika profesi, mengutamakan keselamatan, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan institusi maupun kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya nyata peningkatan kapasitas petugas. Ia menekankan stabilitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan di daerah otonomi baru ini, sehingga sinergi antar unsur menjadi keharusan.
“Bhabinkamtibmas berada di posisi paling strategis sebagai ujung tombak di kampung dan distrik. Bukan sekadar penegak hukum, melainkan mitra masyarakat, jembatan informasi, serta penggerak penyelesaian masalah sosial,” ujarnya.
Pihak Kesbangpol berharap pendekatan yang persuasif, dialogis, dan humanis senantiasa diutamakan guna mendeteksi dan mencegah potensi konflik sejak dini, sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hingga ke tingkat kampung.
Melalui kegiatan dua hari ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan strategi pembinaan yang lebih efektif, sehingga fungsi Binmas dan Bhabinkamtibmas semakin profesional dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini pun menjadi bukti nyata komitmen Polda Papua Tengah mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. [*]
