“Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu meminta personel Polri mengedepankan patriotisme, kegigihan, dan empati dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak masyarakat memperkuat kerja sama untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Nabire”
Nabire, Kalawaibumiofi | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu meminta seluruh personel kepolisian mengedepankan sikap patriotik, gigih, dan berempati dalam menjalankan tugas serta melayani masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Samuel saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Jalan Jenderal Sudirman, Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (28/10/2026).
Samuel mengatakan semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diperingati melalui upacara, tetapi harus diwujudkan dalam pengabdian, keteguhan menjalankan tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati”, ia berharap personel Polres Nabire dan jajaran semakin profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menekankan bahwa empati merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian. Setiap personel, kata dia, perlu memberikan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Selain empati, Samuel meminta personel tetap gigih menjalankan tugas meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
“Tidak ada kata terhambat dalam pelaksanaan tugas. Meskipun sarana dan prasarana yang kita miliki masih perlu ditingkatkan, semangat juang dan kegigihan harus terus kita tingkatkan,” ujarnya.
Samuel juga mengingatkan personel agar memelihara semangat patriotisme sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, terutama melalui komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Nabire yang telah bekerja sama dengan kepolisian untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Menurut dia, keamanan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Dukungan dan partisipasi masyarakat diperlukan untuk membangun lingkungan yang aman dan damai.
“Mari terus kita jaga keamanan dan kedamaian ini. Mari kita saling bahu-membahu membangun Kota Nabire yang aman dan damai,” katanya.
Samuel berharap semangat persatuan yang diwariskan para pemuda melalui Sumpah Pemuda 1928 terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.
Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan suasana yang mendukung kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. [*]












