Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Meki Nawipa Dorong Digitalisasi Bantuan dan Penguatan Kopi Papua Tengah

4
×

Meki Nawipa Dorong Digitalisasi Bantuan dan Penguatan Kopi Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa melihat langsung bantuan alat pascapanen kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sabtu (24/10/2026), – Dok Untuk Kalawai.

Timika, Kalawaibumiofi |   Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, mendorong sistem digital dalam penyaluran bantuan pemerintah agar kelompok tani dan masyarakat dapat mengakses program secara terbuka, adil, dan transparan.

Hal itu disampaikan Meki saat menyerahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026).

Meki mengatakan, pemerintah provinsi sedang menyiapkan sistem pengajuan proposal secara daring agar kelompok masyarakat, termasuk kelompok tani, dapat mengakses bantuan tanpa bergantung pada kedekatan dengan pejabat.

“Tidak ada lagi gubernur punya orang, tidak ada lagi bupati punya orang, atau karena saya kenal dia. Semua melalui sistem yang terintegrasi,” kata Meki.

Menurut dia, sistem tersebut menjadi fondasi untuk membangun tata kelola bantuan yang lebih adil. Masyarakat di wilayah pegunungan maupun pesisir diharapkan dapat mengajukan proposal selama memiliki akses terhadap sistem yang disiapkan pemerintah.

Meki juga menekankan pentingnya pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan Papua Tengah. Menurut dia, peningkatan nilai jual kopi tidak hanya bergantung pada kualitas biji, tetapi juga pada kemasan dan identitas produk daerah.

Ia mencontohkan pengemasan kopi Papua Tengah yang menggabungkan produk dari sejumlah daerah, termasuk kopi Mimika, kopi Intan Jaya, dan kopi Dogiyai. Pengemasan tersebut diharapkan memperkuat identitas produk sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.

“Petani juga sudah harus berpikir bagaimana kemasannya,” tuturnya.

Selain pengembangan komoditas perkebunan, Meki mengatakan pemerintah provinsi akan menjajaki kerja sama pemanfaatan aset daerah dan penguatan konektivitas antardaerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia juga menyampaikan rencana mendorong subsidi transportasi laut pada 2027. Langkah itu diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan produk lokal.

Meki menegaskan, pembangunan ekonomi harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadi fondasi bagi generasi berikutnya.

“Jabatan akan datang dan pergi, tetapi fondasi harus kita letakkan supaya generasi muda ke depan tidak meminta-minta dan bisa hidup sejahtera,” pungkasnya. [*]

error: Content is protected !!