Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lintas Papua Tengah

Pasca gempa bumi Nabire, Pemprov Papua Tengah Gelar Rapat Koordinasi

5
×

Pasca gempa bumi Nabire, Pemprov Papua Tengah Gelar Rapat Koordinasi

Sebarkan artikel ini
Suasana rapat Pemprov Papua Tengah dalam menanggapi gempa bumi Nabire, Jumat (19/09/2025, – Kalawai/dok.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com I  Pasca Gempa bumi di Nabire dini hari, Jumat pukul 03.19 WIT, Pemprov Papua Tengah bergerak cepat menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Jumat (19/9/2025).

Rapat berlangsung di ruang Sekretaris Daerah Papua Tengah, dipimpin langsung oleh dr. Silwanus A. Soemoele selaku Penjabat Sekretaris Daerah.

Example 300x600

Rapat yang dihadiri perwakilan BMKG Nabire, Dinas Damkar Papua Tengah, Telkom Nabire, Dinas Kominfo, dan Dinas Kesehatan itu membahas kondisi terkini serta langkah teknis penanganan pasca bencana.

Kepala Stasiun BMKG Nabire memaparkan, gempa utama berkekuatan 6,6 SR terjadi pada pukul 03.19 WIT, diikuti 40 kali gempa susulan hingga pukul 10.00 WIT, termasuk dua gempa signifikan berkekuatan 4,0 dan 5,1 SR. BMKG menyatakan, gempa ini berpusat di darat dan termasuk pola berulang yang biasa terjadi setiap 20–30 tahun. Meski begitu, BMKG menekankan bahwa gempa tidak bisa diprediksi secara pasti, melainkan hanya dapat dimonitor melalui analisis seismik dan klimatologi.

Dari sisi penanganan lapangan, Dinas Damkar melaporkan sejumlah kerusakan di kawasan Jl. Siriwini Pantai dan Sanoba akibat patahan tanah.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Damkar juga menegaskan jalur evakuasi tsunami berfungsi dengan baik serta telah berkoordinasi dengan Pemkab Nabire dan Kementerian PU terkait perbaikan infrastruktur. Sementara itu, Telkom Nabire menyampaikan bahwa salah satu jalur komunikasi darat Timika–Tigi mengalami putus akibat gempa.

Untuk mempercepat pemulihan, Telkom menyiapkan tiga posko darurat berbasis Starlink yang ditargetkan aktif dalam tiga jam pascarapat.

Dinas Kominfo menekankan pentingnya distribusi informasi resmi agar masyarakat tidak terpapar berita hoax terkait gempa, sedangkan Dinas Kesehatan memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan dengan menyiagakan dua unit ambulans, tenaga medis, dan koordinasi penuh dengan rumah sakit maupun puskesmas.

Hasil rapat, semua instansi sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk update berkala dari BMKG, percepatan pemulihan jaringan oleh Telkom, patroli rutin dari Damkar, serta pengawasan informasi publik oleh Kominfo.

Dinas Kesehatan juga menegaskan kesiapan dukungan tambahan bila eskalasi bencana meningkat. Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus A. Soemoele, menutup rapat dengan menekankan pentingnya sinergi antar instansi.

“Setiap pihak harus menindaklanjuti hasil rapat ini sesuai tupoksi masing-masing agar penanganan pasca gempa berjalan cepat, terarah, dan menenangkan masyarakat,” pungkasnya.[*]

Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://kalawaibumiofi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbAohiL8vd1I15XzTI30 serta Grup Telegram https://t.me/+P5c3ACjtcVNiM2Jl Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp dan Telegram. Juga dapat di akses melalui akun (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Kalawaibumiofi.com

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!