Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Peringatan HUT WKRI ke‑102 di Nabire : “Dunia Tak Indah Tanpa Perempuan”

2
×

Peringatan HUT WKRI ke‑102 di Nabire : “Dunia Tak Indah Tanpa Perempuan”

Sebarkan artikel ini
Wanita Katolik Republik Indonesia dalam perayaan HUT ke-102 Tahun 2026 di Aula Paroki KR Nabire. Sabtu (27/6/2027), – Dok Untuk Kalawaibumiofi.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Wilayah Dekanat Teluk Cenderawasih memperingati ulang tahun ke‑102 dalam ibadah syukur dan rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh semangat, Sabtu (27/6/2026).

Acara dilaksanakan di lingkungan Paroki Kristus Raja Nabire dan dihadiri oleh perwakilan dari empat cabang, yakni Cabang Santo Yusuf, Santo Antonius Padua Wonorejo, KSK Bukit Meriam, serta Cabang Kristus Raja.

Example 300x600

Ibadah syukur dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Kristus Raja Nabire, Pastor Dominikus Hodo, Pr. Dalam khotbahnya, Pastor menyampaikan pesan mendalam bahwa “Dunia ini tidak akan indah tanpa keberadaan perempuan.”

Ia mengajak para ibu dan seluruh anggota WKRI menjadi pribadi yang berani mengulurkan tangan kepada yang tertindas, memberi dukungan, serta membawa keadilan dan kebaikan seperti ajaran yang tertulis dalam kitab suci.

“Bila kita mengulurkan tangan, berarti kita memegang sesuatu yang nyata ; membantu, mendampingi, dan meringankan beban sesama. Kata‑kata yang keluar dari mulut kita haruslah pengajaran yang luas, penuh hikmat, bukan ucapan kasar, melainkan kata yang membuka harapan dan masa depan yang baik. Mengingatkan peran penting perempuan sebagai pribadi yang diberkati dan membawa berkat bagi keluarga serta lingkungan,” ujar Pastor Dominikus.

Wakil Ketua Panitia, Beatrix Edowai, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan yang dirangkai dalam peringatan ini: lomba paduan suara, tradisi Anjangsana, jalan sehat, pembagian hadiah, serta rekoleksi rohani sebagai puncak peringatan hari ini.

Ia menegaskan, perlunya kerja sama yang erat antara badan pengurus dan organisasi lain, agar ke depan WKRI dapat menjadi tolak ukur kemajuan Gereja maupun bangsa. Sebab kekuatan dan kolaborasi akan menjadikan WKRI ke depan sebagai salah satu tolok ukur kemajuan Gereja sekaligus wujud kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Terima kasih yang tulus atas keterlibatan semua pihak dalam mendukung kegiatan ini, serta atas kerja sama yang terjalin sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Koordinasi Wilayah (Koorwil) Dekanat Teluk Cenderawasih, Elisabeth P. Ukago, mengajak para ibu dari keempat cabang di wilayah Nabire untuk senantiasa menerapkan semangat saling mengasah, saling mengasihi, dan saling mengasuh.

“Kita harus semakin berdaya dalam kebenaran dan keadilan, serta penuh kasih dalam mendampingi dan membina generasi muda agar tumbuh sehat jiwa raganya dan siap membangun masa depan,” tegasnya.

Kegiatan ini, dihadiri pula oleh sejumlah tamu undangan, antara lain Kepala Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, Ignasius Adii, perwakilan Orang Muda Katolik, anggota Persit, Sekda Kabupaten Nabire serta tokoh masyarakat dan umat dari berbagai unsur.

Seluruh rangkaian peringatan ditutup dengan harapan agar semangat pelayanan dan persaudaraan tetap terjaga, membawa manfaat luas bagi masyarakat di wilayah Nabire dan Provinsi Papua Tengah. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!