Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Perpustakaan STT Walter Post Diresmikan, Pemprov Dorong Penguatan Literasi dan Riset

1
×

Perpustakaan STT Walter Post Diresmikan, Pemprov Dorong Penguatan Literasi dan Riset

Sebarkan artikel ini
Marthen Ukago Staf Ahli Gubernur Papua Tengah saat meresmikan gedung perpustakaan STT Walter Post Nabire dengan memotong Pita Perpus. Jumat (17/4/2026), – Kalawai/Alvi.
Example 468x60

“Lembaga pendidikan teologi dinilai memiliki peran vital dalam mencetak pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif. Oleh karena itu, dukungan terhadap fasilitas pendidikan menjadi prioritas”

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Pemerintah Provinsi Papua Tengah meresmikan Gedung Perpustakaan STT Walter Post Kampus II Nabire, yang berlokasi di Jalan Tapioka, dekat Pasar Sore KPR, Kabupaten Nabire, Jumat (17/4/2026). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Marthen Ukago mewakili Gubernur Meki Fritz Nawipa.

Example 300x600

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Marthen Ukago, Gubernur menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat ilmu pengetahuan dan ruang strategis untuk pembentukan karakter generasi muda.

“Sebagai daerah otonomi baru, Papua Tengah membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan spiritual,” ujarnya.

Lembaga pendidikan teologi dinilai memiliki peran vital dalam mencetak pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif. Oleh karena itu, dukungan terhadap fasilitas pendidikan menjadi prioritas.

“Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kualitas SDM yang beriman, berilmu, dan berintegritas tinggi,” tambahnya.

Marthen Ukago foto bersama Ketua STT dan tamu undangan didepan gedung perpustakaan STT WalterPost Nabire Papua Tengah. . Jumat (17/4/2026), – Kalawai/Alvi.

Sementara itu, Ketua STT Walter Post Nabire, Pdt. Marthen Douw, menyampaikan apresiasinya. Pembangunan gedung perpustakaan ini berlangsung selama empat bulan dan dapat terealisasi berkat dukungan pemerintah daerah.

“Kami menerima bantuan dana sebesar Rp 500 juta dari Gubernur Papua Tengah khusus untuk pembangunan ini. Nantinya data lengkap akan kami laporkan ke Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Pdt. Marthen juga menargetkan perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat penelitian dan riset bagi mahasiswa maupun dosen, termasuk kajian-kajian mendalam terkait persoalan sosial kemasyarakatan di Papua.

“Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan budaya literasi dan semangat riset di kalangan akademisi maupun masyarakat semakin meningkat,” harap Pdt. Marthen. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!