Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Papua Tahun 2026 menjadi momentum penting penguatan kolaborasi antarwilayah di Tanah Papua. Acara ini mempertemukan Tim Penggerak PKK dan pemangku kepentingan dari empat provinsi untuk menyatukan visi membangun keluarga berkualitas.
Ketua TP PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Mathius Fakhiri, menegaskan komitmen penuh organisasinya mendukung program ini demi masa depan generasi muda.
“PKK siap mendukung penuh. Kerja sama ini bertujuan menguatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) hingga ke akar rumput. Fokus kita adalah mewujudkan keluarga Papua yang sehat dan sejahtera demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya, Selasa (14/4/2026).
Sementara itu, Ketua TP PKK Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa, menyampaikan fokus penanganan isu strategis di wilayahnya, khususnya penurunan angka stunting.
“Kami menyambut baik sinergi ini. Di Papua Tengah, kami akan lakukan aksi nyata pencegahan stunting dengan memperkuat kerja sama antar kabupaten dan dinas terkait agar program benar-benar menyentuh sasaran,” jelasnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, menjelaskan tahun 2026 menjadi tahun transformasi dimana program kini lebih bersifat gerakan masyarakat.
“Kita tidak lagi hanya bicara membatasi jumlah penduduk, tapi bagaimana mengelola kualitasnya melalui transformasi kelembagaan ini,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen. Ia mengingatkan bahwa bonus demografi di Papua hanya akan menjadi bonus pembangunan jika kualitas keluarga disiapkan sejak dini melalui perencanaan kependudukan yang matang. [*]


















