Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Sejumlah anak di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa sore (04/08/2016). Mereka kini menjalani perawatan di Puskesmas Depapre.
Informasi yang dihimpun, ada 10 anak yang diduga keracunan makanan. Mereka adalah siswa PAUD, SD, SMP hingga guru dari beberapa kampung di Distrik Depapre.
Korban diduga keracunan berasal dari Kampung Kendate (1 orang), Tablanusu (1 orang), Waya (4 orang), Tablasupa (4 orang), dan Yepase (1 orang). Siswa PAUD 2 orang, siswa SD 2 orang, siswa SMP 5 orang, guru dari Kampung Kendate 1 orang, dan 1 anak dari Kampung Yepase.
Kepala Distrik Depapre, Alva Tamaela yang dihubungi wartawan melalui telepon selulernya membenarkan informasi itu. Ia mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Depapre.
“Anak yang dilaporkan diduga keracunan MBG kini sementara menjalani perawatan di Puskesmas Depapre,” kata Alva Tamaela, Selasa (04/08/2026).
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah anak yang diduga keracunan itu akan bertambah dari Kampung Dormena dan Yepase yang terkendala transportasi menuju puskesmas.
“Anak-anak [yang diduga keracunan] ini dari Kampung Wanya, Tablasupa, Nusu, Dormena, Kendate. Saat ini [mereka] sedang ditangani oleh pihak medis [di puskesmas] karena pasien dalam kondisi muntah- muntah dan buang air,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Anton Mote pun membenarkan dugaan keracunan itu. Katanya, kesehatan saat sedang fokus melakukan penanganan.
Menurutnya, ada pasien yang telah dirujuk ke RSUD Yowari, sebagian lainnya ke Puskesmas Komba karena pertimbang ketersediaan tempat tidur dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Namun Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura belum dapat memastikan jumlah korban karena penanganan dan pendataan sedang berlangsung. (Davine)
