Nabire, Kalawaibumiofi.com | Sekretaris Daerah atau Sekda Provinsi Papua Tengah, Silwanus A. Sumule menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Tengah, khususnya pejabat yang baru dilantik, agar segera memahami Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru sebagai pedoman kerja.
Ia menekankan bahwa jabatan bukan akhir pencapaian, melainkan awal untuk membuktikan kompetensi melalui prestasi yang akan dievaluasi secara berkala.
Sekda juga menginstruksikan penertiban administrasi kepegawaian, terutama bagi pejabat eselon III dan IV yang berasal dari luar lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Selain itu, Badan Kepegawaian Daerah diminta mempercepat digitalisasi data melalui aplikasi MyASN guna mendukung proses kepindahan dan kenaikan pangkat, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, seluruh pimpinan OPD diminta menyiapkan laporan dan data yang akurat,” kata Silwanus Sumule, Rabu (18/02/2026).
Menurutnya, evaluasi kinerja akan dilakukan dua kali sebulan dengan fokus pada program prioritas gubernur, program wajib OPD, serta inovasi daerah.
Sekda juga mengingatkan pentingnya integritas dan meminta ASN menghindari konflik kepentingan demi mewujudkan Papua Tengah yang maju dan bermartabat. (*)















