Nabire, Kalawaibumiofi.com | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Nabire menggelar kegiatan lomba Pramuka untuk tingkat Penggalang dan Penegak. Acara berlangsung di Lapangan Apel Polres Nabire, Jumat (24/4/2026) siang.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., yang bertindak sebagai inspektur upacara, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar memperebutkan piala atau sertifikat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan dan menguji pengamalan nilai-nilai Trisatya serta Dasa Darma bagi setiap anggota.
“Melalui perlombaan ini, mari kita buang perbedaan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (siskamtibmas) di Papua Tengah, khususnya di Nabire sebagai ibu kota provinsi,” ujar AKBP Samuel.
Ia berharap Gerakan Pramuka dapat menjadi perekat bangsa yang menyatukan hati dan pikiran melalui rasa persaudaraan dan saling pengertian.
Tiga Pesan Penting untuk Generasi Muda
Dalam amanatnya, Kapolres menitipkan tiga bekal penting bagi para peserta:
1. Sportivitas: Menghargai kejujuran, karena kemenangan yang didapat dengan cara terpuji jauh lebih bermartabat.
2. Kerja Sama Tim: Menghilangkan ego individu, karena keberhasilan regu adalah hasil dari kekompakan bersama.
3. Nilai Pengalaman: Menjadikan ilmu baru dan persahabatan sebagai hadiah utama di atas sekadar kemenangan.Di akhir sambutannya, AKBP Samuel mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi di bawah naungan Pramuka. Ia meyakini bahwa anggota Pramuka adalah generasi yang tangguh, disiplin, dan siap membangun daerah.
“Keluarkan kemampuan terbaik kalian. Tetap rendah hati saat menang, dan tetap tegar saat belum beruntung. Tunjukkan bahwa kalian adalah tunas bangsa yang disiplin, berani, dan setia,” pungkasnya. [*]
