Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

SMK Negeri 1 Nabire Terima 310 Siswa Baru, Terapkan Kuota 50:50 hingga Gratis Biaya Pendidikan 

0
×

SMK Negeri 1 Nabire Terima 310 Siswa Baru, Terapkan Kuota 50:50 hingga Gratis Biaya Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nabire, Agus Widianto saat ditemui diruang kerjanya. Senin (13/7/2026), – Welem Yeblo.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   SMK Negeri 1 Nabire, Papua Tengah, mencatat antusiasme tinggi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru 2026/2027, dengan total 310 calon siswa mendaftar. Pihak sekolah, masih  membuka peluang penerimaan bagi putra-putri daerah, terutama Orang Asli Papua (OAP) dari wilayah terpencil dan menjamin pelaksanaan program sekolah gratis dengan dukungan fasilitas bagi seluruh siswa berkat bantuan dari Gubernur Provinsi Papua Tengah.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nabire, Agus Widianto mengatakan, dari total 310 pendaftar siswa baru, proses seleksi dilakukan dalam dua tahap sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sekolah. Tahap pertama seleksi untuk jurusan kelompok teknis telah selesai dilaksanakan, sedangkan tahap kedua ditujukan bagi calon siswa jurusan agrobisnis.

Example 300x600

“Secara keseluruhan terdapat sembilan jurusan yang tersedia, namun kapasitas atau jumlah bangku yang disiapkan setiap jurusan berbeda-beda. Oleh karena itu kami melaksanakan seleksi bertahap,” kata Agus saat ditemui di ruang, Senin (13/7/2026).

Ia menuturkan, sekolah menerapkan sistem pembagian kuota 50 persen untuk OAP dan 50 persen untuk non-OAP di pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP), serta Logistik. Contohnya, jika satu jurusan memiliki kapasitas 80 siswa, maka 40 kursi disiapkan untuk OAP dan 40 kursi untuk non-OAP.

“Kuota OAP ini mencakup seluruh wilayah Papua, mulai dari pegunungan hingga pesisir. Kami berupaya sungguh-sungguh agar Orang Asli Papua mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan,” Agus.

Ia menjelaskan, berdasarkan data pendaftaran per jurusan maka Jurusan TKJ: 69 pendaftar, Jurusan BKP: 57 pendaftar, Jurusan Broadcasting dan Perfilman: 24 pendaftar, Agribisnis Produksi Hasil Pertanian: 31 pendaftar, Agribisnis Tanaman: 47 pendaftar, Agribisnis Ternak: 47 pendaftar serta jurusan Administrasi Perkantoran dan Administrasi Desa (APAD): 35 pendaftar.

Saat ini kapasitas daya tampung sekolah masih cukup. Namun pihaknya masih menerima pendaftar yang datang secara bertahap, khususnya siswa dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Misalnya dari Kabupaten Paniai, Intan Jaya, Dogiyai dan Deiyai.

“Kami tetap membuka diri untuk menerima mereka. Prinsip kami adalah bagaimana caranya mengangkat harkat dan martabat putra-putri daerah, agar mereka memiliki kemampuan dan mampu bersaing dengan siswa dari luar Papua,” jelas Agus.

Agus Widianto juga memastikan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah sepenuhnya melaksanakan program sekolah gratis bagi seluruh siswa kelas 10, 11, maupun 12 sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Misalnya biaya komite dan biaya pembangunan, biaya pendaftaran siswa baru tidak lagi dikenakan. Orang tua dan siswa tidak perlu cemas soal biaya sekolah, yang terpenting anak-anak tetap semangat belajar dan menimba ilmu di sini,” ujarnya.

Selain bebas biaya pendidikan, pihak sekolah juga memberikan dukungan lain berupa akses internet gratis bagi guru dan siswa, serta bantuan alat tulis, seragam sekolah, seragam olahraga, atribut sekolah, dan sepatu yang telah disalurkan pada tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, bantuan sepatu belum disalurkan sebab sedikit terkendala teknis.

Ia berharap, dukungan pemerintah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh siswa. Agus juga meminta dukungan orang tua murid agar anak-anak tetap aktif bersekolah, sementara pihak sekolah berkomitmen memfasilitasi seluruh kebutuhan pembelajaran.

“Harapan kami, lulusan SMK Negeri 1 Nabire nanti menjadi orang-orang berguna bagi bangsa, membanggakan orang tua, dan membawa kemuliaan bagi tanah Papua melalui kebaikan dan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!