Nabire, Kalawaibumiofi.com | Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, resmi membuka dan menyampaikan sambutan Bupati dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik yang dirangkaikan dengan Advokasi Lintas Sektor. Acara berlangsung pada Senin (20/4/2026) di aula Dinas Pendidikan Nabire dan diselenggarakan oleh Loka POM Papua Tengah yang berkedudukan di Timika, dengan fokus memberdayakan masyarakat di tingkat desa, pasar, dan sekolah.
Wakil Bupati Burhanuddin, menekankan bahwa kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Upaya bersama ini ditujukan untuk meningkatkan akses serta kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pengawasan obat dan makanan.
“Kehadiran Loka POM Mimika menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam memastikan bahwa produk yang beredar di tengah masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik ini merupakan wadah yang tepat untuk menyerap aspirasi masyarakat serta membangun komunikasi yang terbuka.
“Hal ini diperkuat dengan sinergi antara pemerintah, lembaga pengawas, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Wabup.
Wabup Burhanuddin pada kesempatan ini, menyampaikan beberapa arahan penting, antara lain :
- Perkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor antara perangkat daerah, aparat distrik, hingga pemerintah kampung.
- Tingkatkan edukasi dan literasi masyarakat agar mampu memilih produk yang aman dan berkualitas, terutama di desa, pasar, dan sekolah.
- Optimalkan peran strategis desa sebagai basis masyarakat, pasar sebagai pusat distribusi, dan sekolah sebagai tempat pembentukan karakter generasi muda.
- Tingkatkan kualitas pelayanan publik agar responsif, mudah diakses, cepat, tepat, dan transparan.
- Bangun komitmen bersama dalam perlindungan masyarakat.
- Libatkan peran aktif kepala distrik dan kepala kampung serta hadir di tengah masyarakat dalam pengawasan dan pelayanan.
Wakil Bupati Burhanuddin Pawenani juga menegaskan tidak ada toleransi terhadap peredaran obat dan makanan yang berbahaya, karena keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kami berharap agar sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” harap Wabup Burhanuddin. [*]

















