Nabire, Kalawaibumiofi.com | Danramil 1705-01/Nabire, Kapten Inf La Sabara, bersama para anggota Babinsa melaksanakan kegiatan karya bakti dan gotong royong membersihkan lokasi kebakaran untuk meringankan beban korban di Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Jumat (22/5/2026).
Musibah kebakaran sendiri terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 19.30 WIT, yang menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Zainal (56). Peristiwa ini menimbulkan kerugian material dan menyisakan tumpukan puing-puing bangunan berupa seng, kayu, dan sisa material lainnya yang berserakan di halaman dan sekitar lokasi kejadian.
Sebagai wujud kepedulian terhadap warga binaan, Kapten Inf La Sabara turun langsung memimpin proses pembersihan sisa-sisa bangunan yang terbakar, bekerja bersama-sama dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan secara bergotong royong guna mempercepat proses pemulihan kondisi lingkungan tempat tinggal korban pasca terjadinya musibah.
Dalam keterangannya, Kapten Inf La Sabara menyampaikan bahwa kehadiran Koramil di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas pokok pengamanan wilayah, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk mendampingi warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin ikut meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah, sekaligus mempererat semangat kebersamaan, solidaritas, dan ikatan batin antara TNI dan rakyat,” ujar Kapten Inf La Sabara.
Warga masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kehadiran langsung personel Koramil 1705-01/Nabire yang bersedia turun tangan membantu membersihkan lokasi kejadian. Kehadiran aparat TNI dinilai sangat membantu dan memberikan semangat bagi keluarga korban dalam menjalani proses pemulihan pasca musibah.
Selain melaksanakan pembersihan, Danramil juga mengajak seluruh warga untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan, dengan saling membantu keluarga yang mengalami musibah, baik melalui tenaga, pikiran, maupun bantuan materi sesuai kemampuan masing-masing.
Kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana prajurit senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik dalam kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan, maupun saat terjadi bencana dan musibah. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan keikhlasan untuk saling tolong-menolong dapat terus tumbuh, sehingga warga dapat tetap kuat, kompak, dan saling menguatkan satu sama lain di tengah situasi sulit. [*]

















