Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Lingkungan

Wakil Ketua IV DPR PT Tinjau Longsor di Sungai Yaro

66
×

Wakil Ketua IV DPR PT Tinjau Longsor di Sungai Yaro

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua IV, DPR Papua Tengah, John NR Gobai (Kemeja Merah), bersama warga saat meninjau langsung longsor di Sungai Waro, Minggu (25/01/2026). Kalawai/John Gobai, Dok.

Nabire, Kalawaibumiofi.com I  Isolasi total menimpa warga Kampung Wanggar Pantai, Distrik Yaro, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Pasalnya, akses jalan utama ke kampung tersebut putus total akibat abrasi Sungai Wanggar (Menou), sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tak lagi bisa melintas.

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan Masyarakat sekitar sebagai pengguna jalan.

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai mengatakan, ia Bersama tokoh Masyarakat Nabire, Sambena Inggeruhi telah meninjau langsung meninjau langsung longsor kondisi longsor di Sungai Wanggar setelah mendapatkan informasi dari warga.

Menurutnya, beberapa tahun lalu (Saat menjabat anggota DPR Papua, ia beberapa kali pernah mendatangi lokasi dan menyoroti abrasi sungai serta akses jalan buruk yang terjadi.

“Dan setelah kami lihat langsung, masalah memburuk karena proses abrasi sedang terjadi. Akses jalan putus total, mohon perhatian Pemerintah Daerah,” ungkap Gobai, Minggu (25/01/2026).

Dia bilang, warga setempat mendesak dua langkah konkret. Pertama, pengerukan dan normalisasi sungai asli agar aliran air kembali ke jalur semula. Kedua, pembangunan bendungan untuk cegah pelebaran sungai yang merusak jalan, tiang listrik, dan perkampungan.

“Kalau bisa pergi ke TKP dan tidak cukup melihat, tetapi ada Solusi konkrit. jangan tunggu DPA baru bergerak. Kalau bisa telepon kontraktor, suruh kerja dengan jaminan yang baik, jangan tunggu parah baru ambil langkah,” desaknya.

Saran ini menunjukkan frustasi warga terhadap birokrasi lambat, di mana penanganan sering tertunda hingga bencana meluas.

Dia menuturkan, Pemkab Nabire belum merespons dengan baik kasus abrasi yang kerap berulang. Padahal kejadian tersebut sangat mengganggu mobilitas dan ekonomi pedesaan.

“Saya berharap, Pemerintah segera menangani longsor ini agar Wanggar Pantai tidak semakin terisolasi,” tutur John.

Mantan Kepala Kampung Wanggar Pantai, Nicolas Mantundoy menambahkan, hujan semalam (25/01) Kembali menghantai wilayah itu. Kini, longsor semakin parah dan akses jalan Kembali hanya dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Hujan tadi malam tambah biking longsor dan jalan semakin terputus,” kata dia.

Mantan Kepala Kampung Wanggar Pantai, Nicolas Mantundoy, menambahkan bahwa hujan deras semalam (25/1) kembali menghantui wilayah tersebut. Kini, longsor semakin parah sehingga akses jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

“Hujan tadi malam tambah bikin longsor dan jalan semakin terputus,” katanya.

Pasca banjir dan longsor, kata Mantundoy, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire telah meninjau lokasi.

zNamun, hingga hari ini belum ada realisasi penanganan.Akhirnya, warga meminta bantuan kepada anggota DPR Papua Tengah, John NR Gobai, dan mantan anggota DPR Nabire, Sambena Inggeruhi, untuk turun langsung melihat situasi longsor tersebut.

“Harapan kami, Bapak berdua ini lihat dan bisa sampaikan langsung ke pemerintah untuk ditangani. Kami harap jangan diabaikan karena jalan ini satu-satunya akses bagi warga dan anak-anak sekolah,” harapnya.[*]

 

 

error: Content is protected !!