Sorong, Kalawaibumiofi.com | Papua Barat Daya, Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan ke-XXV dan Magister Angkatan ke-III Tahun Akademik 2025–2026. Prosesi diikuti 285 wisudawan/wisudawati di Vega Hotel dan Convention Center, Kota Sorong, Selasa, 5 Mei 2026.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, dalam sambutannya mengatakan wisuda merupakan momentum bersejarah dan membahagiakan bagi para lulusan setelah melewati proses pendidikan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.
Yulince Degei, Wisudawati Asal Paniai Kenakan Busana Adat
Beni Boma, Bidang Dokumentasi IPMAPAN Kota Studi Sorong, menyampaikan salah satu wisudawati dari Papua Tengah, Yulince Degei, meraih gelar Sarjana Sosiologi Fakultas Pemerintahan.
“Wisudawati asal Kabupaten Paniai ini menjalani prosesi dengan penuh semangat dan motivasi, lengkap dengan busana adat koteka dan moge,” ujar Boma.
Syukuran Bakar Batu di Asrama Paniai
Usai wisuda, mahasiswa IPMAPAN Sorong menggelar syukuran bakar batu dan ibadah singkat di Asrama Paniai, Jl. Malibela Km. 11, Lorong II Meuwodide, Kota Sorong. Acara dihadiri orang tua wali, wisudawati, serta kerabat dan anggota IPMAPAN.
Rangkaian ibadah dipandu MC Andi Kedepa, pemimpin pujian Belandina Tatogo, dan khotbah singkat oleh Yunus Pekei dari STT. Tema yang diangkat: “Harapan Seseorang Ada Hasilnya”dengan subtema “Melalui Ibadah Syukuran Mengajak Kita, bahwa Harapan Ada di Tengah-tengah Penderitaan, Menuai Hasil dengan Sukacita” Laporan panitia dibacakan Sekretaris Panitia, Aser Mote.
Pesan Orang Tua dan Senior
Pdt. Dr. Yulian Anouw, M.Th, Dosen Tetap UKiP Sorong sekaligus perwakilan orang tua wali Mepago di Kota Studi Sorong, berpesan agar para lulusan mandiri dan sukses mengaplikasikan ilmu di dunia kerja.
“Membalas jerih payah orang tua dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan membanggakan masyarakat,” ungkap Anouw.
Senada, Senior IPMAPAN Salmon Yumai berpesan agar wisudawati tidak berhenti belajar. “Dunia di luar sangat dinamis. Jadilah perempuan yang berdaya, berani berkarya, dan berani mengambil risiko. Jaga nama baik almamater dan tetaplah rendah hati,” beber Yumai.
Ketua Panitia Wisudawati IPMAPAN, Pelince Kayame, menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dukungan semua pihak. “Mohon maaf jika selama proses persiapan hingga acara ada kekurangan. Kami juga masih dalam tahap belajar,” tutupnya. [*]

















