Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

AKBP Tatiratu: Aksi Damai IPMADO dan Forum Masyarakat Berjalan Aman dan Kondusif

3
×

AKBP Tatiratu: Aksi Damai IPMADO dan Forum Masyarakat Berjalan Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu didampingi Dandim Nabire dalam keteranganya kepada awak media. Senin (11/5/2026), – Kalawai/Welem Yeblo.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, memastikan seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi yang digelar di wilayah Kabupaten Nabire pada Senin (11/5/2026) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini tercapai berkat kerja sama erat serta koordinasi intens antara aparat keamanan, penyelenggara aksi, dan pemerintah daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres usai memimpin langsung pengamanan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pada hari itu terdapat dua agenda besar penyampaian pendapat di muka umum yang berjalan beriringan tanpa menimbulkan gangguan keamanan yang berarti.

Example 300x600

“Puji Tuhan dan Alhamdulillah, dari pagi hingga sore situasi berjalan aman dan lancar. Hal ini berkat kerja sama, koordinasi yang baik, serta pendekatan humanis dan persuasif yang kami lakukan bersama unsur TNI dan pemerintah daerah,” ujar AKBP Samuel Tatiratu.

Ia merinci, aksi pertama digelar oleh Forum Masyarakat Peduli Nabire yang berkumpul dan menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPR Papua Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam dan terpantau tetap aman serta terkendali sepenuhnya.

 

Sementara itu, aksi kedua yang digelar oleh Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) juga berjalan damai. Awalnya, massa berencana bergerak melakukan long march dari lima titik berkumpul yang berbeda di dalam kota. Namun, setelah dilakukan komunikasi intensif oleh petugas, kesepakatan tercapai untuk memusatkan seluruh kegiatan di satu titik, yakni kawasan Pasar Karang Tumaritis.

Menurut Kapolres, langkah ini diambil pihak kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah daerah demi mencegah terjadinya kemacetan parah, gangguan aktivitas warga, maupun risiko kecelakaan lalu lintas yang tidak diinginkan. Aparat terus melakukan pendekatan persuasif agar penyampaian aspirasi tetap berjalan namun tidak merugikan pihak lain.

“Kami memberikan pemahaman kepada rekan-rekan mahasiswa agar penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan bermartabat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat umum. Akhirnya mereka memahami dan sepakat memusatkan aksi di satu titik,” jelasnya.

Lebih jauh, Kapolres menyebutkan bahwa aparat keamanan bahkan memfasilitasi mobilisasi massa menggunakan kendaraan dinas. Langkah ini dilakukan demi menjaga ketertiban, efisiensi waktu, serta keselamatan peserta aksi selama perjalanan menuju lokasi yang telah disepakati.

“Tadinya ada rencana bergerak dari beberapa titik yang memaksakan long march. Namun, setelah diberikan pertimbangan terkait risiko kemacetan dan keselamatan di jalan raya, mereka akhirnya memahami. Kami pun memfasilitasi perpindahan massa menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan,” tambahnya.

AKBP Samuel Tatiratu mengapresiasi kedewasaan para mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, baik kelompok pelajar, mahasiswa, maupun organisasi masyarakat lainnya, untuk senantiasa membangun komunikasi yang terbuka dengan aparat keamanan sebelum melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang.

“Kami dari Polres Nabire bersama jajaran TNI menginginkan situasi yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh masyarakat Nabire. Karena itu, mari kita terus berkoordinasi dan mencari solusi bersama agar penyampaian aspirasi berjalan baik, beradab, dan tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum,” tutup Kapolres. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!