Nabire, Bumiofinavandu – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Papua, Victor Fun mengatakan, pihaknya telah meninjau lokasi kejadian banjir di Distrik Yaro pada Selasa (14/09/2021). Selain BPBD Nabire, tim lain yang meninjau lokasi antara lain SAR Nabire, Polres Nabire, Basnaz, Komunitas Pencak Silat serta beberapa komponen dari masyarakat Nabire lainnya. Mereka dilapangan guna memberikan bantuan berupa makanan siap saji dan bantuan terutama bahan makanan.
“Kami langsung turun dengan beberapa tim ini ke lokasi banjir terutama di Yaro 1 danYaro 2 yang sangat berdampak,” ujar Fun saat melalui selulernya dari kepada Bumiofi. Selasa (14/09/2021).
Ia menjelaskan, banjir Tahunan yang merendam lima kampung dan puluhan rumah itu tidak menelan korban jiwa. hanya saja terdapat kerugian pada tanaman penduduk seperti jagung, sayuran serta tanaman lainnya. Selain tanaman, kerugian lain adalah perabot rumah tangga akibat genangan air.
“Banjir ini sering terjadi apabila intensitas hujan yang deras dengan banyakya aliran sungai di sekitar Yaro,” jelasnya.
Usai meninjau lokasi kejadian menurut Fun, pihaknya langsung melaporkan kepada Penjabat Bupati dan Sekda Nabire untuk untuk tindak lanjutnya. Selain itu, Fun juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait bantuan besar untuk diberikan kepada warga terdampak.
Kata Fun, banjir Yaro membutuhkan kebijakan yang komperhensif dan menyeluruh. Yaitu upapa untuk melakukan normalisasi ‘Kali’ (Sungai) Yaro, misalnya terdapat belokan di Kali perlu dipotong atau diluruskan sehingga air tidak menuju ke perkampugan penduduk.
“Jadi ada dua titik yang harus dinormalisasi, namun membutuhkan biaya yang cukup besar. Sehingga ini nantinya menjadi keputusan Bupati dalam penanganannya,” tuturnya.
Untuk normalisasi Kali, sangat membutuhkan anggaran yang cukup besar. Sementara kendala yang dihadapi Daerah adalah keuangan yang tidak mencukupi. Mengingat Nabire baru saja melakukan PSU yang sangat menelan anggaran daerah.
Namun Fun mengakuh telah melaporkan kepada Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) dengan harapan bahwa Pusat dapat memberikan bantuan.
Dia juga mengakuh laporan ke BNPB telah dilakukan pada Tahun-Tahun sebelumnya di saat terjadi banjir namun belum mendapatkan jawaban.
“Kita sudah ajukan permohonan ke BNPB untuk melakukan normalisasi di Kali Yaro. Mudah-mudahan dijawab sebab kalau tidak, dikhawatirkan ada banjir dan terendam lagi,”
Fun berpesan kepada warga terdampak banjir di Yaro agar selalu waspada jangan sampai sewaktu-waktu terjadi hujan dan banjir. Sebab cuaca saat ini sedang ekstrim sehingga bila banjir, warga bisa mengungsi ke keluarga yang tidak terdampak atau daerah yang aman.(*)

















