Nabire, Kalawaibumiofi.com | Sejarah persaudaraan antara masyarakat Maluku dan masyarakat Papua tercatat dalam tinta emas pengabdian dan pengorbanan nyawa. Hal ini ditegaskan Bupati Nabire, Mesak Magai, dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Perjuangan Kapitan Pattimura ke-209 di Pantai Jebrsi Boratei. Ia menyoroti keterlibatan panjang putra-putri Maluku yang tidak hanya meletakkan dasar peradaban, tetapi juga menorehkan darah pengabdian di tanah Papua.
Bupati Mesak, mengajak warga Maluku memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesempatan berkumpul dalam damai. Dia menegaskan bahwa kontribusi masyarakat asal Maluku di Provinsi Papua Tengah dan khususnya Kabupaten Nabire telah berlangsung puluhan tahun silam, jauh sebelum daerah ini berkembang seperti sekarang.
“Selain negara Republik Indonesia mengenang jasa para pahlawan dari Seribu Pulau, secara khusus di wilayah ini kami juga mengenang para tokoh yang berjasa di berbagai bidang. Ada pahlawan di sektor kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan, yang telah turut berkarya dan meletakkan fondasi pemerintahan serta peradaban di tanah ini,” ujar Mesak Magai di Pantai Jasbri – Boratei, Minggu (17/6/2026).
Poin paling mendalam dalam sambutan Bupati Mesak adalah pengingat kembali akan sejarah kelam namun penuh makna pengorbanan. Secara khusus, ia menyebut nama besar Pendeta Ruland Lesnussa, seorang misionaris dan penginjil asal Ambon yang melayani di kawasan pedalaman Danau Paniai.
Sejarah mencatat bahwa Pendeta Lesnussa dikenal sebagai tokoh gereja dan perintis penyebaran iman khususnya Gereja KINGMI yang gugur bersama istrinya. Beliau dibunuh dan dimutilasi dalam peristiwa sejarah Perang Obano sekitar tahun 1950-an, saat terjadi serangan terhadap pos pelayanan zending di wilayah tersebut.
“Ia adalah perintis penyebaran iman dan nilai-nilai kemanusiaan di kawasan pinggiran Danau Paniai. Beliau berkorban nyawa demi membawa peradaban dan kabar baik ke pedalaman. Jejak pengabdian dan darah yang ditumpahkan leluhur seperti Pendeta Lesnussa inilah yang menjadi jembatan persaudaraan yang kokoh dan tak terputus antara masyarakat Maluku dan masyarakat Papua hingga hari ini,” kenang Bupati Mesak.
Selain sejarah masa lalu, Mesak Magai juga mengungkapkan kisah pribadi yang menyentuh hati, mengakui bahwa dirinya memiliki utang budi yang sangat besar kepada keluarga besar Maluku, khususnya dalam bidang pendidikan. Bupati Mesak mengisahkan perjalanan panjang pendidikannya mulai dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi yang telah mengantarkannya memiliki lima lembar ijazah.
“Dan hal yang luar biasa saya sampaikan disini, dari kelima ijazah tersebut, dua di antaranya ditandatangani langsung oleh putra terbaik dan guru besar asal Maluku, yaitu Bapak P. I. Suripatty saat SD salah satu ibu guru asal Maluku,” kisahnya.
Bagi Bupati, tanda tangan itu bukan sekadar nama, melainkan bukti nyata bagaimana intelektual dan dedikasi orang Maluku telah membentuk kualitas sumber daya manusia di Nabire, termasuk dirinya sendiri yang kini memimpin daerah ini.
Dia juga menilai kehadiran Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire adalah anugerah terbesar bagi kemajuan pendidikan di daerah. Perguruan tinggi ini disebutnya sebagai solusi nyata bagi putra-putri daerah yang tidak memiliki kemampuan atau biaya untuk bersekolah ke luar Pulau Papua.
Kiprah kampus tersebut pun dinilai sangat luar biasa karena telah melahirkan generasi penerus yang kini mengisi barisan pemimpin daerah.
“Hingga kini, kampus tersebut telah melahirkan sejumlah pemimpin daerah, mulai dari Ketua DPRD, Wakil Bupati, hingga berbagai pejabat penting yang mengisi struktur pemerintahan di Kabupaten Nabire. Ini adalah bukti nyata bahwa keluarga besar Maluku tidak hanya berbagi ilmu, tetapi turut mencetak pemimpin untuk kemajuan bersama,” pungkas Bupati Mesak.
Bagi Bupati Mesak, sejarah pengorbanan masa lalu dan kontribusi nyata saat ini menjadi satu kesatuan yang membuktikan bahwa persaudaraan antara Maluku dan Papua adalah ikatan darah dan cita-cita yang tak terpisahkan. [*]

















