Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

FKUB Papua Tengah: Pemerintah Harus Bersandar pada Tuhan Tangani Persoalan Daerah

10
×

FKUB Papua Tengah: Pemerintah Harus Bersandar pada Tuhan Tangani Persoalan Daerah

Sebarkan artikel ini
Ibadah Oikumene bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga Non-ASN di lingkungan pemerintah daerah di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Nabire. Senin (13/7/2026), – Welem Yeblo.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menggelar Ibadah Oikumene bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga Non-ASN di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Nabire, Senin (13/7/2026).

Ibadah yang mengusung tema “Muna-Muna Papeda: Di Mana Saja Melayani” dihadiri oleh para pejabat pemerintah provinsi serta diikuti ratusan ASN dan Non-ASN yang bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Example 300x600

Usai kegiatan ibadah, Ketua FKUB Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, menegaskan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan, pihaknya berharap pemerintah tidak hanya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, melainkan juga harus senantiasa bersandar dan mengandalkan tuntunan Tuhan dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di wilayah Papua Tengah.

“Regulasi dan kerangka kebijakan pemerintah sebenarnya sudah tersedia lengkap. Namun keberhasilan pelaksanaan semua kebijakan itu tidak hanya bergantung pada aturan semata, melainkan juga memerlukan penyertaan serta pimpinan dari Tuhan,” tegas Ignatius.

Ibadah Oikumene bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga Non-ASN di lingkungan pemerintah daerah di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Nabire. Senin (13/7/2026), – Welem Yeblo.

Ia turut mengutip ajaran Yesus Kristus yang mengajak setiap orang yang memikul beban berat untuk datang kepada-Nya, hal ini dimaksudkan sebagai bentuk penguatan iman bagi seluruh aparatur dalam menghadapi tantangan kehidupan maupun tugas pemerintahan.

Ignatius juga menjelaskan bahwa status Otonomi Khusus yang diterima oleh Provinsi Papua diberikan karena wilayah ini memiliki beragam persoalan kompleks yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan menyeluruh. Oleh sebab itu, kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah dinilai sangat krusial untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di daerah.

“Sejumlah tantangan mendasar yang masih dihadapi Papua Tengah hingga saat ini. Mulai dari persoalan kesehatan masyarakat termasuk tingginya angka kasus HIV/AIDS di beberapa wilayah, keterbatasan pembangunan infrastruktur, berbagai masalah sosial, hingga kondisi keamanan di sejumlah kabupaten pedalaman yang masih mengganggu aktivitas warga sehari-hari,” tuturnya.

Menurutnya, pelaksanaan ibadah oikumene ini menjadi salah satu sarana penting untuk memohon penyertaan Tuhan sekaligus membangkitkan dan memperkuat semangat pelayanan yang tulus dari seluruh aparatur pemerintah. Meski pelaksanaan ibadah dilakukan secara terpisah sesuai dengan keyakinan dan ajaran masing-masing agama, kegiatan ini tetap berjalan dengan tema dan waktu yang sama sebagai wujud nyata kerukunan antar umat beragama di Papua Tengah.

“Program ibadah bersama yang digagas antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan FKUB ini kini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan nilai-nilai spiritual serta pemeliharaan kerukunan antar umat beragama di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah,” tuturnya.

Ignatius berharap seluruh ASN maupun tenaga Non-ASN tidak mengikuti kegiatan ibadah ini hanya sebagai rutinitas pekerjaan semata, melainkan benar-benar menghayati nilai-nilai luhur yang diperoleh agar dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, maupun saat menjalankan tugas negara di lingkungan pemerintahan. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!