Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Kabupaten Nabire menggelar rapat persiapan pelaksanaan program jemput bola administrasi kependudukan tahun 2026. Rapat dilaksanakan di Aula Inspektorat Kabupaten Nabire dan dihadiri langsung oleh Bupati Nabire, Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Papua Tengah, Ketua DPRK Kabupaten Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire, staf ahli, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.
Usai rapat, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire, Yohanis Pigome, menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola merupakan program rutin yang digulirkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Untuk pelaksanaan tahun ini, terdapat sejumlah distrik yang menjadi sasaran utama layanan.
“Yang menjadi fokus kegiatan kami saat ini adalah Distrik Yaur, Distrik Makimi yang mencakup Distrik Teluk Umar, Distrik Wanggar yang meliputi Distrik Yaro dan Distrik Wanggar sendiri, kemudian Distrik Nabire, Distrik Wapoga, Distrik Napan, serta Distrik Teluk Kimi,” ujarnya.
Ia menyampaikan harapan agar seluruh warga Kabupaten Nabire yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan dokumen induk lainnya segera melengkapi persyaratan tersebut. Kelengkapan data ini dinilai memiliki peran penting bagi pendapatan daerah.
“Dari kegiatan ini kami berharap agar masyarakat Kabupaten Nabire yang belum memiliki data induk seperti KTP, KK, dan dokumen lain segera memilikinya, sehingga data tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nabire,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yohanis Pigome juga meminta dukungan dari para kepala distrik agar program ini dapat tersampaikan hingga ke tingkat paling bawah. Ia telah mengimbau kepala distrik untuk menyebarluaskan informasi terkait pelaksanaan jemput bola ini kepada kepala-kepala kampung di wilayah masing-masing, agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut. [*]

















