“Fasilitas pendidikan itu diharapkan menjadi bagian dari upaya mengurangi angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut”
Ilaga, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong penguatan layanan pendidikan di Kabupaten Puncak. Layanan ini didorong melalui pembangunan sekolah berpola asrama.
Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (26/9/2026).
Pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari penguatan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang menjadi salah satu agenda Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Gubernur Meki mengatakan, pembangunan sekolah tidak boleh hanya dipandang sebagai pembangunan infrastruktur pendidikan. Namun keberadaan sekolah dan asrama harus diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan, kreativitas, dan karakter.
“Hari ini kita letakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah berpola asrama, untuk menekan angka putus sekolah sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Puncak,” katanya.
Menurut Meki, konsep SSH tidak sekadar memperpanjang waktu belajar siswa. Program tersebut juga diarahkan untuk memberikan ruang bagi pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, keterampilan, serta pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik.
Sehingga pembangunan asrama diikuti dengan persiapan sistem pengelolaan yang berkelanjutan. maka Pemprov melalui kepemimpinnannya perlu memastikan fasilitas yang dibangun dapat digunakan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan.
“Bukan hanya simbolis membangun sebuah bangunan, tapi membangun fondasi manusia. Jadi pengelolaan asrama juga harus dipersiapkan secara berkelanjutan untuk menghasilkan kader yang akan Tuhan, cerdas, dan berkarakter,” tuturnya.
Gubernur Meki mengungkapkan, kepemimpinannya terbuka terhadap kerja sama dengan gereja maupun yayasan yang memiliki perhatian terhadap bidang pendidikan. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan sekolah dan asrama.
Sebab bagi Nawipa, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi Papua Tengah. Karena itu, pembangunan pendidikan di daerah seperti Puncak perlu mendapat perhatian bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
“Habislah gelap terbitlah terang, negeri ini akan terang terus, untuk orang Puncak menjadi tuan atas tanah ini,” ungkapnya.
Pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Puncak. Pemerintah daerah sebelumnya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Bupati Puncak Elvis Tabuni menambahkan pembangunan pendidikan membutuhkan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
“Sinergi antara Pemprov dan Pemkap Puncak diperlukan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah Elvis.
Dalam kunjungan kerjanya ke Puncak, Meki juga menyerahkan bantuan laptop kepada sejumlah siswa SMA yang sebelumnya mengikuti Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar sekaligus mendorong pelajar memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Salah seorang penerima bantuan, Melpina Hagabal, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah atas bantuan tersebut.
“Terima kasih untuk Bapak Meki Frits Nawipa yang telah memberikan kami bantuan laptop atas partisipasi kami dalam kegiatan Cahaya Kreasi Pelajar di Provinsi Papua Tengah. Semoga laptop ini berguna bagi kami untuk pembelajaran kami di Puncak, dan semoga Tuhan Yesus memberkati atas bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.
Kunjungan kerja Meki ke Puncak turut didampingi Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun dan jajaran Forkopimda Papua Tengah.
Rombongan gubernur disambut Bupati Puncak Elvis Tabuni, Wakil Bupati Naftali Akawal, Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan dan anggota DPRK Puncak, serta masyarakat di Bandara Aminggaru, Ilaga.
Pembangunan sekolah berpola asrama di Kago diharapkan tidak hanya menambah fasilitas pendidikan, tetapi juga memperluas kesempatan anak-anak di Puncak memperoleh pendidikan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan. [*]










