Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Gubernur Nawipa : PAD Kuat Tidak Hanya Mengenai Angka Penerimaan, Tapi Instrumen Strategis dan Pelayanan Publik

11
×

Gubernur Nawipa : PAD Kuat Tidak Hanya Mengenai Angka Penerimaan, Tapi Instrumen Strategis dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule mewakili Gubernur Meki Nawipa dalam Lokakarya Roadmap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berbasis Potensi Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Nabire, Senin (30/3/2026), – Kalawai.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kuat tidak hanya mengenai angka penerimaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan public.

Sejalan dengan visi “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju dan Berkelanjutan,” penguatan kapasitas fiskal menjadi pondasi utama bagi program prioritas pembangunan.

Example 300x600

“PAD yang kuat tidak hanya mengenai angka penerimaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik Masyarakat,” ungkap Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule mewakili Gubernur Meki Nawipa dalam Lokakarya Roadmap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berbasis Potensi Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Nabire, Senin (30/3/2026).

Dikatakan Sumule, PAD merupakan komponen penting untuk pembiayaan pembangunan daerah, yang bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan sah lainnya.

“Peningkatan PAD kini perlu beralih dari cara konvensional ke pendekatan berbasis potensi daerah dengan menggali, mengidentifikasi, dan mengoptimalkan sumber daya secara terukur dan berkelanjutan,” kata Sumule.

Ia menjelaskan, beberapa langkah yang akan didorong antara lain ; pemutakhiran data potensi pajak dan retribusi secara berkala; digitalisasi sistem pemungutan untuk transparansi dan efisiensi; peningkatan kapasitas aparatur; peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak; serta penguatan sinergi antar perangkat daerah dan stakeholder,“Jelas Sumule.

Selain itu lanjut Sumule, perlu optimalisasi sumber pendapatan melalui pengelolaan aset daerah, penguatan BUMD, dan pemanfaatan potensi ekonomi unggulan secara berkelanjutan.

Kemandirian fiskal daerah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada transfer pusat dan memberikan keleluasaan dalam menentukan arah pembangunan sesuai karakteristik lokal.

“Melalui lokakarya ini, diharapkan lahir roadmap yang jelas, terukur, dan implementatif untuk meningkatkan PAD Papua Tengah ke depan,” jelasnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!