Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Jembatan Timbang di Nabire ditargetkan selesai tahun ini, Kendala Masih Cari Lokasi

7
×

Jembatan Timbang di Nabire ditargetkan selesai tahun ini, Kendala Masih Cari Lokasi

Sebarkan artikel ini
Yunius Tabuni, Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, saat ditemui di ruang kerjanya. (23/6/2026), –  Kalawaibumiofi.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan pembangunan satu unit jembatan timbang di wilayah Nabire dapat diselesaikan pada tahun 2026. Anggaran untuk proyek ini sudah tersedia, namun saat ini masih menemui kendala utama berupa penentuan lokasi yang layak.

Yunius Tabuni, Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (23/6/2026) mengatakan, penentuan titik lokasi menjadi tahap yang memerlukan ketelitian. Beberapa lokasi yang sudah ditinjau masih terkendala status kepemilikan tanah yang sebagian besar milik masyarakat, sehingga memerlukan proses penyelesaian dan biaya pembebasan.

Example 300x600

“Kami terus melakukan survei dan penelitian di beberapa titik potensial, seperti di daerah pintu masuk dari Samabusa, batas Kota Nabire, hingga wilayah Topo (batas kota). Namun belum ada kepastian akhir karena masih harus menyesuaikan dengan syarat teknis dan status lahan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa tim juga masih melakukan kajian kelayakan serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Kontraktor pelaksana saat ini masih dalam tahap pengecekan kondisi lapangan sebelum proses pembangunan dapat dimulai.

Jembatan timbang yang direncanakan berfungsi untuk mengawasi dan memastikan berat muatan kendaraan barang tidak melebihi batas ketentuan. Fasilitas ini bertujuan mencegah kerusakan jalan akibat kendaraan yang membawa muatan berlebih atau melampaui ukuran dan beban yang diizinkan (ODOL), menjaga keselamatan berlalu lintas, serta mencatat data pergerakan angkutan barang.

“Tujuannya jelas, agar jalan yang kita bangun tidak cepat rusak dan awet digunakan. Kendaraan yang melintas harus sesuai kapasitasnya, tidak boleh memuat barang melebihi batas yang ditetapkan,” tegas Yunius.

Meskipun masih ada kendala di tahap awal, pihaknya memastikan target penyelesaian pada tahun ini tetap dikejar. “Anggaran sudah ada, rencana sudah matang. Kami hanya perlu menunggu hasil studi kelayakan dan penyelesaian urusan lahan, agar dalam waktu dekat pembangunan bisa segera dimulai,” pungkasnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!