Karadiri, Kalawaibumiofi.com | Sejumlah tenaga kerja orang asli Papua terlibat dalam pembangunan dan pengamanan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah di Karadiri, Kabupaten Nabire.
Pelibatan pekerja asli Papua ini terlihat ketika Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau kawasan Puspem Papua Tengah di Karadiri, Selasa (22/9/2026).
Salah satu tenaga kerja yang ditemui di lokasi ialah Alberto Wayangkau, seorang teknisi yang bertugas pada pekerjaan mekanikal di kawasan Puspem Papua Tengah.
Alberto mengatakan dirinya merupakan lulusan teknik sipil. Ia baru sekitar satu bulan bekerja di kawasan Puspem Karadiri dan menjalankan tugas yang berkaitan dengan pekerjaan mekanikal serta pengawasan di lapangan.
“Saya di sini untuk pekerjaan mekanikal,” kata Alberto saat diwawancarai di lokasi Puspem Karadiri.
Alberto menjelaskan, sebelum bekerja di Karadiri, dirinya pernah memiliki pengalaman kerja di Jayapura. yakni pernah terlibat dalam pekerjaan pemetaan atau mapping untuk sebuah perusahaan dari Bogor yang bergerak dalam kegiatan penghijauan.
Menurutnya, kesempatan bekerja di Puspem Karadiri diperolehnya setelah mendapat tawaran untuk bergabung dalam pekerjaan tersebut.
“Sebelumnya saya bekerja di Jayapura, bagian mapping untuk kegiatan penghijauan,” ujarnya.
Alberto mengatakan dirinya baru memasuki bulan pertama bekerja di kawasan Puspem Karadiri. Ia menyebutkan usianya saat ini 27 tahun.
Selain tenaga teknis, pekerja Orang Asli Papua lainnya juga terlibat dalam pengamanan kawasan Puspem Karadiri. ada yang menjadi security, ada juga yang menjadi buruh kasar dan tukang.
Simeon Waine misalnya, salah seorang petugas keamanan di Puspem Karadiri. Ia mengatakan, dirinya telah bekerja sekitar empat bulan di kawasan itu. Berbeda dengan Alberto yang mendapat tawaran pekerjaan, Simeon mengatakan dirinya melamar sendiri untuk menjadi petugas keamanan.
“Saya melamar sendiri. sengaja untuk mendapatkan pekerjaan, sebab tidak baik juga menganggunggur. Kan manusia itu punya kebutuhan hidup,” kata Simeon.
Simeon merupakan warga bermarga Waine. Kaya dia, saat ini terdapat sekitar lima petugas keamanan yang bertugas di kawasan di sana.
Para petugas keamanan, menurutnya, menjalankan tugas untuk menjaga kawasan Puspem Karadiri secara bergantian, termasuk pada siang dan malam hari.
Simeon juga mengatakan dirinya tinggal di kawasan camp Puspem Karadiri selama menjalankan tugas. Ia bahkan menyebut, hubungan antara tenaga kerja asli Papua dan pekerja dari luar Papua di lokasi tersebut berjalan baik.
“Di sini kami bersama teman-teman pendatang. Aman saja,” ujarnya.
Menurutnya, selama bekerja sebagai petugas keamanan, tidak ada persoalan berarti terkait pembayaran upah. Sebab pembayaran berjalan, meskipun sesekali terdapat keterlambatan.
“Tidak pernah. Mungkin cuma ada keterlambatan sedikit saja,” kata Simeon.
Keterlibatan Alberto dan Simeon menjadi gambaran bahwa pembangunan Puspem Papua Tengah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik kawasan pemerintahan, tetapi juga membuka ruang bagi tenaga kerja lokal untuk terlibat dalam berbagai bidang pekerjaan.
Alberto terlibat dalam pekerjaan teknis, sementara Simeon menjalankan tugas pengamanan kawasan.
Kawasan Puspem Papua Tengah di Karadiri merupakan salah satu proyek strategis pemerintah provinsi yang dipersiapkan sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan Papua Tengah.
Peninjauan yang dilakukan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley pada 22 September 2026 menjadi bagian dari pemantauan perkembangan pembangunan dan aktivitas di kawasan ini. [*]
