Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Maria Gobai janji, akan teruskan aspirasi Masyarakat ke Pemerintah

3
×

Maria Gobai janji, akan teruskan aspirasi Masyarakat ke Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Suasana penjartingan Masyarakat oleh Anggota MRPT Maria Gobai di Kelurahan Morgo – Nabire, Senin (08/09/2025),– Kalawai.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com I  Memasuki masa penjaringan aspires, Majelis Rakyat Papua Tengah (MRPT) melalui  turun lapangan. Seperti halnya Maria Gobai, yang menjaring aspirasi dari Masyarakat.

Ia menjaring aspirasi dengan bertemu langsung Masyarakat di Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Senin (08/09/2025).

Example 300x600

Puluhan Masyarakat, astusian hadir dan menyampaikan aspirasinya. Mulai dari minimnya sarana rumah ibadah yang katanya kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, kemudian maraknya penjualan miras dan meningkatnya kasus HIV/AID dan berujung kematian orang asli Papua.

Selain itu dibidang ekonomi, mama – mama Papua merasa disingkirkan terutama mereka yang berdagang di pasar, penjual pinang dan lain sebagainya.

Juga persoalan Kesehatan, yang konon katanya biaya Kesehatan yang mahal termasuk biaya Pendidikan.

Menanggapi keluhan warga, Maria Gobai kemudian berjanji akan menampung aspirasi tersebut. Untuk kemudian disampaikan dalam sidang ke II MRPT dan selanjutnya akan direkomendasikan kepada pemerintah.

Sebab penjaringan aspirasi oleh anggota MRPT merupakan bagian dari program kerja, untuk melihat langsung dan mendengarkan keluhan dari warga. Terutama bagaimana kehidupan sosial masyarakat Orang Asli Papua (OAP), baik dari segi Pendidikan, Kesehatan serta hak-hak dasar OAP.

“Berbagai segi dari Masyarakat asli Papua sudah kami dengar. Selanjutnya, kami akan menyampaikan kepada pemerintah melalui sidang Tahunan,” tuturnya.

Lanjutnya, hal terpenting lain Adalah masalah Pendidikan. Sehingga Pendidikan di Papua Tengah perlu mendapat perhatian dengan memasukan muatan lokal dalam kurikulum.

“Misalnya mulok yang mengutamakan kerajinan merajut noken, belajar bahasa daerah dan sebagainya,” tutur Gobai.

Sementara itu, salah satu peserta, Lince Giyai menambahkan, pentingnya pertemuan seperti ini. Sehingga Masyarakat menyampaikan langsung kepada lembaga representasi Masyarakat untuk disuarakan kepada pemerintah.

Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) cabang Nabire ini juga mengapresiasi serta berterima kasih kepada MRPT menjaring aspirasi. Dan berharap agar anggota MRPt selalu aktif menyuarakan aspirasi dari akar rumput.

“Kami apresiasi dan berterima kasih, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar menjadi corong bagi Masyarakat,” harap Giyai.[*]

Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://kalawaibumiofi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbAohiL8vd1I15XzTI30 serta Grup Telegram https://t.me/+P5c3ACjtcVNiM2Jl Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp dan Telegram. Juga dapat di akses melalui akun (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Kalawaibumiofi.com

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!