Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lintas Papua Tengah

Melkias Muyapa Resmi Dilantik Jadi Kepala Suku Mee Papua Tengah 2026 – 2030

113
×

Melkias Muyapa Resmi Dilantik Jadi Kepala Suku Mee Papua Tengah 2026 – 2030

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan Melkias Nawipa sebagai Kepala Suku Mee Papua Tengah, di Aula Bethesda Nabire, Rabu (28/01/2026), – Kalawai/Alvi.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com I  Melkias Muyapa, resmi dilantik sebagai Kepala Suku Mee Provinsi Papua Tengah periode 2026–2030. Upacara pengukuhan berlangsung di Aula Graha Bethesda, Karang Mulia, Nabire Papua Tengah.

Example 300x600

Pengukuhan ini memuncaki Musyawarah Besar (Mubes) Suku Mee yang telah melalui tahapan lengkap : pendaftaran, musyawarah pemilihan, hingga pelantikan resmi sesuai mekanisme adat.

Ketua Panitia Mubes, Yohanes Nawipa, menyatakan seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan.

“Ini puncak keputusan bersama melalui musyawarah sah. Tidak ada persoalan signifikan,” ujarnya.

Yohanes menekankan, Mubes ini sejalan dengan kebijakan Pemprov Papua Tengah untuk semua suku. Hasilnya akan segera didaftarkan resmi agar tercatat dalam struktur pemerintahan adat.

Ia juga mengajak warga Mee menerima dan hormati keputusan ini, meski sebelumnya ada dinamika akibat kurangnya pemahaman jadwal.

“Momentum ini saatnya bersatu dan hargai Bapak Melkias Muyapa sebagai Kepala Suku Mee,” tegasnya.

Melkias Muyapa mengucap syukur atas dukungan semua pihak. “Ini bukan akhir, tapi awal tanggung jawab besar merangkul masyarakat Mee,” katanya.

Muyapa, mengajak warga di wilayah Mee Pago Paniai, Deiyai, Dogiyai, Nabire, hingga Timika bersama bangun Papua Tengah. Dia berkomitmen dukung program Pemprov dan pemkab hingga distrik, guna pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan.

Ia juga tekankan penguatan nilai budaya, positif, serta keagamaan sebagai fondasi masyarakat Mee.

“Ke depan, rapat kerja wilayah akan rumuskan program strategis sebagai rekomendasi ke pemerintah,” ungkapnya.

Pengukuhan ini diharap jadi titik awal persatuan Suku Mee, perkuat lembaga adat sebagai mitra pemerintah dalam jaga stabilitas, lestarikan budaya, dan dorong pembangunan Papua Tengah. Dengan semangat kebersamaan, warga Mee berharap kepemimpinan Melkias bawa perubahan positif, eratkan persatuan, serta wujudkan Papua Tengah damai dan sejahtera.[*]

 

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!