Nabire, Kalawaibumiofi.com | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, Papua Tengah, Nancy Karolin Worabay, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Kabupaten Nabire 2026, Papua Tengah mesti menjadi komitmen bersama untuk menghasilkan pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Nancy Karolin Warobay dalam sambutannya saat pembukaan Musrenbang Kabupaten Nabire di Aula Baperinda Kabupaten Nabire, Selasa (31/03/2026).
Menurut Nancy Warobay, proses musrenbang merupakan wadah krusial untuk menyatukan gagasan dan menyelaraskan aspirasi masyarakat.
Karenanya, apa yang dibahas pada forum ini diharapkan tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata. Namun para pihak yang terlibat benar-benar dapat merumuskan prioritas pembangunan untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
“Proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan suatu komitmen bersama untuk memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Nabire benar-benar berpihak kepada rakyat, sesuai kebutuhan nyata dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata Nancy di hadapan bupati Nabire dan jajaran Forkopimda.
Katanya, sebagai lembaga legislatif, DPRK Nabire berkomitmen mengawal proses perencanaan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Ia memastikan bahwa setiap usulan yang lahir dari musrenbang, akan dikawal agar terakomodir dalam kebijakan daerah, pelaksanaannya diawasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Nancy juga menyoroti potensi besar Kabupaten Nabire dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Namun, tidak menampik adanya tantangan besar seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan pelayanan publik, serta kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
“Musrenbang ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergisitas antara pemerintah daerah, DPRK, dan masyarakat agar arah pembangunan kita jelas, terukur, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Nancy Karolin Worabay pun mengajak seluruh peserta musrenbang untuk aktif memberikan masukan, ide, dan solusi demi kemajuan daerah.
Ia berharap rumusan yang dihasilkan dalam musrembang ini, menjadi langkah nyata menuju masa depan Kabupaten Nabire yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, serta menjadi kebanggaan bagi Provinsi Papua Tengah. (Willi)

















