Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Lintas Papua Tengah

Para Juara Festival Kopi Papua Tengah, Andreas Gobai Apresiasi Semangat Peserta Lomba

3
×

Para Juara Festival Kopi Papua Tengah, Andreas Gobai Apresiasi Semangat Peserta Lomba

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, Elieser Yogi, S.STP, M.Si. saat menyerahkan hadia kepada salah satu pemenang. Jumat (30/10/2026), – Kalawai.Apresiasi Ketua Panitia terhadap partisipasi peserta dan semangat kebersamaan untuk memajukan kopi Papua Tengah.

Nabire, Kalawaibumiofi |   Ketua Panitia Festival Kopi Papua Tengah 2026, Andreas Gobai, mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian festival kopi yang berlangsung di Aula Gereja Kristus Sahabat Kita (KSK), Bukit Meriam, Nabire, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026).

Andreas mengatakan, semangat peserta dalam mengikuti setiap perlombaan menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi kopi di Papua Tengah. Menurut dia, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang memperebutkan hadiah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antarpelaku usaha kopi, petani, dan barista.

“Jangan melihat besar kecilnya hadiah yang diberikan. Hal terpenting adalah semangat kebersamaan kita untuk memajukan kopi di Papua Tengah,” kata Andreas.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam berbagai kategori lomba. Menurutnya, partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kopi Papua Tengah, mulai dari sektor pertanian hingga pengolahan dan penyajian kopi.

Festival Kopi Papua Tengah 2026 menghadirkan sejumlah perlombaan, yakni barista manual brew, biji kopi terbaik, petani dengan tanaman kopi terbanyak, serta penilaian stan petani dan kedai kopi.

Dalam kategori barista manual brew, juara pertama diraih Mochamad Rifqi Amirul Chaq dengan hadiah Rp5 juta. Juara kedua diraih Anastasya Charla Putri dengan hadiah Rp3 juta, sedangkan juara ketiga diraih Christian Salvin Luppy dengan hadiah Rp2 juta.

Pada kategori biji kopi terbaik, Samolinus Songgonao dari Paniai meraih juara pertama dengan hadiah Rp5 juta. Yatimus Wonda dari Puncak Jaya meraih juara kedua dengan hadiah Rp3 juta, sementara Dedimus dari Dogiyai memperoleh juara ketiga dengan hadiah Rp2 juta.

Sementara itu, kategori petani dengan tanaman kopi terbanyak menempatkan Matias Kotouki sebagai juara pertama, Yakobus Kotouki sebagai juara kedua, dan Martinus Kotouki sebagai juara ketiga. Masing-masing menerima hadiah sesuai urutan juara, yakni Rp5 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada tiga stan petani, yakni stan Paniai, Puncak Jaya, dan Puncak. Ketiganya masing-masing memperoleh hadiah Rp2 juta.

Untuk kategori stan kedai kopi atau coffee shop, penghargaan diberikan kepada Coffee Shop Corner27, Coffee Shop Komoke, dan Coffee Shop Inikopi. Masing-masing menerima hadiah Rp2 juta.

Andreas berharap semangat dan kebersamaan yang terbangun melalui festival tersebut tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Ia mengajak seluruh pihak, terutama petani, pelaku usaha kopi, dan generasi muda, untuk terus berkontribusi dalam mengembangkan potensi kopi Papua Tengah.

Festival Kopi Papua Tengah 2026 menjadi salah satu ruang pertemuan bagi petani, barista, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus memperkuat jaringan pengembangan kopi di wilayah Papua Tengah. [*]

error: Content is protected !!