Nabire, Kalawaibumiofi.com | Ratusan Pelajar yang bergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire, menggelar aksi damai pada Selasa (15/9/2026). Mereka akan menyampaikan aspirasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuntutan pendidikan gratis di Indonesia, khususnya di Papua.
Berdasarkan surat pemberitahuan yang disampaikan SPWP kepada Kepolisian Resor Nabire, aksi tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WIT hingga selesai dengan bentuk long march menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah di Nabire. massa dio kawal Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu dan anak buahnya.
Peserta aksi dberkumpul di tiga titik, yakni Pasar Karang, BMW Wonorejo, dan Karang Mulia. Dari titik-titik tersebut, massa kemudian bergerak menuju lokasi tujuan aksi.
SPWP memperkirakan sekitar 200 pelajar akan mengikuti aksi tersebut. Dalam pemberitahuannya, peserta aksi akan membawa sejumlah perlengkapan, antara lain megafon, pengeras suara aktif, spanduk, pamflet, serta buah-buahan.
Aksi tersebut dimaksudkan sebagai ruang bagi pelajar untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi mengenai persoalan pendidikan serta pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kebutuhan gizi bagi masyarakat dan pelajar.
Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolres Nabire, SPWP menyatakan aksi akan dilaksanakan secara damai. Mereka juga meminta dukungan pihak kepolisian dan pihak terkait untuk memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.
SPWP mendasarkan aksi tersebut pada Pasal 28E Ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak setiap orang untuk berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Melalui aksi itu, SPWP berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan dan kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi pelajar di Papua.
Jika berita ini akan ditayangkan setelah aksi berlangsung, sebaiknya judul dan seluruh isi diubah menjadi bentuk straight news berdasarkan kondisi di lapangan, termasuk jumlah massa, jalannya long march, pengamanan polisi, serta tuntutan yang benar-benar disampaikan. [*]















