Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Respons Konflik di Kapiraya, Gubernur Nawipa : Proses Damai Berjalan, Jangan Terprovokasi

97
×

Respons Konflik di Kapiraya, Gubernur Nawipa : Proses Damai Berjalan, Jangan Terprovokasi

Sebarkan artikel ini
Gubernur sekaligus juru terbang, Meki F. Nawipa dalam rapat koordinasi konflik di Kapiraya, Mimika. Kamis (12/02/2026), – Kalawai/Dok Humas Papua Tengah. 
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi. com |  Pemerintah Provinsi Papua Tengah sedang mengambil langkah – langkah konkrit guna menyelesaikan konflik di Kapiraya, Mimika.

Gubernur Meki Fritz Nawipa, menyatakan, telah mengambil langkah cepat dalam merespons dinamika sosial antara suku Mee dan suku Kamoro di Distrik Kapiraya.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan usai memimpin rapat koordinasi pada 11–13 Februari 2026 bersama jajaran Forkopimda serta Pemerintah Kabupaten Mimika, Deiyai, dan Dogiyai.

“Kami tidak tinggal diam, tetapi sedang berupaya untuk menyelesaikan persoalan di sana (Kapiraya), kata Nawipa, Jumat, (13/02/2026).

Menurut juru terbang ini, kehadiran pemerintah untuk memastikan situasi tetap kondusif, serta proses penyelesaian berjalan secara terukur serta mengedepankan perdamaian.

“Saya pastikan bahwa untuk proses penyelesaiannya terukur dengan mengutamakan perdamaian,” tuturnya.

Nawipa menjelaskan, sebagai langkah konkret yang diambil adalah aktivitas tambang rakyat di Kapiraya dihentikan sementara hingga kondisi benar-benar aman.

Layanan penerbangan ke wilayah terdampak juga diberlakukan penghentian sementara guna membatasi mobilisasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

“Kita akan membentuk tim penanganan konflik di masing-masing kabupaten untuk melakukan pendekatan adat dan persuasif dengan melibatkan tokoh adat suku Mee dan suku Kamoro, serta mendorong penyelesaian persoalan tapal batas melalui dialog damai bersama para pemilik hak ulayat,” jelas mantan Bupati Paniai ini.

Selanjutnya, Gubernur Nawipa mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapiraya agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar maupun oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Setiap persoalan membutuhkan proses dan kesabaran, serta mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan semangat persaudaraan demi Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!