Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

Soal Nobar Film Pesta Babi dan Pernyataan Kapolres Nabire, Ini Kata PK Komda Papua Tengah

9
×

Soal Nobar Film Pesta Babi dan Pernyataan Kapolres Nabire, Ini Kata PK Komda Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, beserta jajarannya. Penghargaan ini disampaikan menyusui sikap kepolisian yang dinilai terbuka, humanis, dan demokratis dalam menyikapi kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang berlangsung di wilayah hukum Kabupaten Nabire.

Sekretaris Pemuda Katolik Komda Papua Tengah Natan Tebai menilai, penegasan Kapolres Nabire yang menyatakan tidak melarang kegiatan tersebut selama berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum, merupakan bentuk komitmen nyata aparat dalam menjaga ruang demokrasi serta menghormati hak masyarakat untuk berekspresi dan berdiskusi secara damai.

Example 300x600

Hal ini menurutnya, merupakan mencerminkan pendekatan kepolisian yang lebih persuasif, dialogis, dan mengedepankan nilai kemanusiaan di tengah kehidupan sosial masyarakat Papua yang majemuk.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Nabire beserta jajaran atas sikap profesional dan bijaksana dalam menjaga situasi keamanan, namun tetap memberikan ruang demokrasi kepada masyarakat. Ini merupakan langkah positif dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujar Natan, Sabtu (165/2026) pagi.

Ia menjeelaskan, kegiatan pemutaran film bukan sekadar hiburan, melainkan juga berfungsi sebagai ruang refleksi sosial dan budaya. Kegiatan semacam ini dinilai penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan nilai persaudaraan, perdamaian, dan penghormatan terhadap keberagaman.

“Olehnya itu, dukungan terhadap kegiatan yang bersifat edukatif, budaya, dan diskusi publik menjadi bagian krusial dalam membangun masyarakat yang kritis, dewasa, dan tetap menjunjung tinggi persatuan, ” jelas Natan.

Atas nama Pemuda Katolik, Natan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Papua Tengah, untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan saat mengikuti berbagai kegiatan publik. Diharapkan pula sinergi antara masyarakat sipil, tokoh agama, pemuda, dan aparat keamanan terus diperkuat demi mewujudkan Papua yang aman, damai, demokratis, dan bermartabat.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, mari kita jaga Papua Tengah tetap damai, terbuka, dan penuh persaudaraan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan instruksi ataupun kebijakan yang melarang atau memerintahkan pembubaran kegiatan pemutaran film Pesta Babi. Jumat (15/5).

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan tindakan pembubaran atau penghalangan kegiatan tersebut oleh aparat keamanan.

Menurut AKBP Samuel, secara prinsip kepolisian tidak mempermasalahkan kegiatan apa pun yang dilakukan masyarakat, khususnya yang berlangsung di dalam ruangan atau lingkungan tertutup, selama pelaksanaannya berjalan tertib, tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar, serta tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Sepanjang kegiatan dilakukan dengan tertib, tidak mengganggu masyarakat sekitar, serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas, maka kegiatan tersebut tetap dapat berlangsung dan kami lindungi hak warga negara untuk berkegiatan,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu. [*]

 

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!