Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukum dan Kriminal

Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari Di Kampung Kali Semen Nabire

145
×

Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari Di Kampung Kali Semen Nabire

Sebarkan artikel ini
Korban pembunuhan berinisial HP (56) yang ditemukan di selokan orang warga SP 2, Senin (02/02/2026),– Kalawai/Tangkapan layar dari video warga.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi. com | Kurang dari 24 jam setelah mayat pertama ditemukan di Kalibumi, warga Kampung Kali Semen, Jalur 4 SP 2 Distrik Nabire Barat, kembali menemukan sesosok mayat tukang ojek berinisial HP (56) pada pukul 16.21 WIT, Selasa (02/02/2026).

Example 300x600

Jarak lokasi hanya sekitar 2 sampai 3 km, dengan selang waktu enam jam dari penemuan sebelumnya. Mayat korban kedua ini ditemukan tergeletak terlentang di parit oleh warga setempat.

Warga merekam dan melaporkan kejadian ke Polisi

Seorang warga setempat yang pertama kali menemukan korban, langsung merekam video dan membagikannya di grup WhatsApp. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Polsek Nabire Barat

Semantara dalam rekaman yang beredar di grup – grup WhatsApp dijelaskan, “Assalamualaikum selamat sore. Di SP 2 jalur pondok ke arah SLB, ditemukan sesosok mayat tidak bergerak, kemungkinan sudah meninggal. Berprofesi tukang ojek, helm putih, helm penumpang merah, jaket coklat, celana jeans biru. Motornya tidak ada, kemungkinan pelaku kabur. Di helm ada tulisan ‘Arning’ nomor 228. Sudah lapor Polsek, menunggu evakuasi,” demikian penjelasan dari video tersebut.

Informasi dari keluarga korban

Dari cerita kerabat dekat yang mengaku tinggal serumah dengan korban, diketahui ia (korban) pamit dari rumah di Kalibobo sejak pagi untuk mencari nafkah sebagai tukang ojek dengan Honda Beat merah.

Namun, kerabat ini curiga saat HP tidak bisa dihubungi. Korban bahkan tidak seperti biasanya sempat pulang untuk makan siang seperti biasa pada pukul 12.00 WIT.

“Saya telepon 19 kali tak dijawab. Sejak pukul 14.00 WIT, nomornya bisa dihubungi,” ujarnya.

Ia (kerabat) korban, semakin cemas bahkan curiga. Maka ia pun berinisiatif mendatangi keluarga lain yang tinggal di Kelurahan Bumi Wonorejo, untuk menanyakan barang kali mengetahui keberadaan korban.

Akan tetapi, di sana kenyataannya berbeda. Keluarga sedang menonton video kiriman warga atas kejadian penemuan mayat tersebut. Sontak saka, kerabat dekat itu kemudian histeris dan membenarkan jika itu adalah korban (HP).

“Itu dia orangnya. Tadi keluar dengan jaket coklat,” katanya membenarkan.

Lantas keluarga langsung mengambil inisiatif untuk mendatangi lokasi kejadian, akan tetapi ditengah perjalanan mereka bertemu dengan aparat yang sudah mengevakuasi korban menuju ke RSUD Nabire.

Aparat langsung merespon laporan warga

Tim gabungan Polsek Nabire Barat dan Sat Reskrim Polres Nabire, dipimpin Kasat Reskrim IPTU Habibi C. Solosa dan Kapolsek IPTU Bogi Transtanto, langsung mengamankan TKP.

Mereka pasang garis polisi, olah tempat kejadian, dan kumpulkan bukti seperti sandal dan helm korban. Visum awal tunjukkan luka sobek-tusuk benda tajam di beberapa bagian tubuh.

Diduga, ini merupakan kasus dengan menghilangkan motor milik korban.  Saksi melihat korban di lokasi beberapa jam sebelum tewas. Polisi selidiki pelaku via keterangan saksi, CCTV, dan visum lengkap.

“Penanganan profesional dan transparan. Imbau masyarakat lapor info penting,” tegas Kasat Reskrim. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!