Nabire, Kalawaibumiofi.com | Menyusul rencana aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan oleh Front Rakyat Bergerak (FRB) bersama mahasiswa Kota Studi Nabire pada tanggal 7 April 2026 esok, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, menyampaikan himbauan resmi kepada seluruh masyarakat dan peserta aksi.
Aksi ini akan mengusung tuntutan penutupan PT. Freeport dan penyelesaian situasi di Dogiyai ini, dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 WIT dengan titik kumpul di beberapa lokasi strategis. Mulai dari Pasar Karang, Jepara 2, Gerbang Masuk USWIM, hingga depan Rumah Sakit, dan berakhir di depan Kantor DPRP-PT.
Dalam keterangannya, Kapolres Nabire menegaskan bahwa pihaknya menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Namun, terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian dan himbauan kepolisian demi menjaga situasi tetap kondusif:
- Menyampaikan Aspirasi Secara Damai.
Peserta aksi diimbau untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai, tertib, dan tidak anarkis, serta tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
- Dilarang Bawa Bahan Berbahaya.
Dilarang keras membawa benda tajam, senjata, atau alat peraga lain yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain selama pelaksanaan aksi berlangsung.
- Hindari Provokasi dan Hoax.
Hindari tindakan yang dapat memicu kerusuhan seperti provokasi, ujaran kebencian, serta penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
- Jaga Fasilitas Umum.
Diimbau untuk tidak merusak fasilitas umum dan tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan bersama.
- Pengamanan Humanis.
Polres Nabire bersama instansi terkait akan melaksanakan pengamanan secara humanis dan profesional guna menjamin keamanan dan ketertiban bagi semua pihak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Nabire untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, serta tetap menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Nabire tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. [*]















