“Film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua karya Anggi Frisca meraih penghargaan Global Peace and Friendship di Universal Kids Film Festival 2026. Film ini dijadwalkan diputar di Belgia dan Luksemburg pada November 2026”
Jakarta, Kalawaibumiofi | Film anak Indonesia Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua meraih penghargaan Global Peace and Friendship dalam Universal Kids Film Festival 2026 di Turki. Film garapan sutradara Anggi Frisca itu selanjutnya dijadwalkan mengikuti pemutaran internasional di Belgia dan Luksemburg pada November 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan pada 12 Oktober 2026. Film yang diproduksi PT Aksa Bumi Langit itu mengangkat hubungan masyarakat adat Papua dengan hutan, pengetahuan lokal, serta masa depan anak-anak yang tumbuh di lingkungan tersebut.
Melalui persahabatan Tegar dan Maira, film ini menggambarkan hutan bukan sekadar bentang alam dengan kekayaan hayati, melainkan juga ruang hidup yang berkaitan dengan identitas budaya, penghidupan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat adat.
Sutradara Anggi Frisca mengatakan, kerusakan hutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengancam kehidupan dan pengetahuan masyarakat yang bergantung pada alam.
“‘Hutan adalah Ibu’ menjadi napas penting dalam film ini. Ada hubungan merawat dan dirawat di sana. Ketika hutan rusak, yang terancam juga kehidupan, pengetahuan dan masa depan anak-anak yang tumbuh bersamanya,” kata Anggi.
Film tersebut juga menyoroti pentingnya menghormati pengetahuan lokal dan mendengarkan suara masyarakat adat dalam menentukan masa depan ruang hidup mereka. Pesan itu disampaikan melalui pengalaman tokoh-tokoh anak yang berinteraksi dengan keluarga, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari.
Menurut Anggi, Papua perlu dihadirkan melalui pengalaman masyarakat yang hidup di dalamnya, bukan hanya melalui keindahan alam. Tokoh Maira digambarkan sebagai anak yang memiliki pengetahuan, keinginan, hubungan sosial, dan keberanian untuk menyuarakan pengalamannya.
“Ukurannya bagi saya adalah apakah setelah menonton, orang juga mengingat suara dan perjuangan Maira, selain mengingat pemandangannya,” tuturnya.
Anggi mengatakan, film anak dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat adat melalui cerita yang dekat dengan pengalaman penonton muda. Persahabatan, kehilangan, rasa takut, dan keinginan melindungi sesuatu yang disayangi menjadi pintu masuk untuk membangun empati.
“Film tentu tidak dapat menjelaskan seluruh sejarah dan tekanan yang dihadapi masyarakat adat. Tetapi film bisa menumbuhkan empati dan pertanyaan: siapa yang tinggal di sana, apa yang terjadi pada mereka, dan apakah suara mereka didengar?” kata dia.
Ia berharap film tersebut dapat mendorong diskusi di sekolah, keluarga, dan komunitas mengenai lingkungan, penghormatan terhadap keragaman budaya, serta keterlibatan anak-anak dalam membicarakan masa depan mereka.
Dijadwalkan diputar di Belgia dan Luksemburg
Setelah memperoleh penghargaan di Universal Kids Film Festival 2026, Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua dijadwalkan menjalani penayangan perdana di Eropa melalui Filem’On International Film Festival for Young Audiences. Film tersebut juga disebut terseleksi dalam kategori CIFEJ Award untuk film panjang.
Berdasarkan keterangan dalam siaran pers, film Maira dijadwalkan diputar pada 3 November 2026 di Belgia, termasuk di Ghent dan Bozar, Brussel.
Sementara itu, film Teman Tegar dijadwalkan diputar pada 2 November 2026 di Cinema Flagey, Brussel, melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Rangkaian pemutaran film Maira kemudian dijadwalkan berlanjut pada 7 November 2026 di Utopia Cinema, Luksemburg.
Rangkaian pemutaran tersebut diharapkan mempertemukan kisah anak-anak Papua dengan penonton internasional sekaligus membuka percakapan mengenai persahabatan, lingkungan, dan penghormatan terhadap keragaman budaya.
Bagi Anggi, apresiasi internasional terhadap film ini diharapkan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Papua untuk menyampaikan cerita, pengalaman, dan cita-cita mereka sendiri.
“Masa depan mereka perlu dibicarakan bersama mereka,” pungkasnya.
Tentang film
Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua merupakan film anak garapan sutradara Anggi Frisca yang diproduksi PT Aksa Bumi Langit. Film ini mengangkat persahabatan, kehidupan anak-anak, serta hubungan masyarakat dengan alam di Papua. [*]
Pemutaran film Film anak Indonesia Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua meraih penghargaan Global. Rabu (21/10/2026), – Istimewa.














